Kamis 19 Mei 2022, 12:11 WIB

KLHK Pastikan Sumber Daya Air Sama Pentingnya dengan Lahan

Atalya Puspa | Humaniora
KLHK Pastikan Sumber Daya Air Sama Pentingnya dengan Lahan

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Ilustrasi: Foto aerial suasana Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat,

 

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya memaparkan upaya-upaya Indonesia mengelola sumber daya air secara berkelanjutan kepada delegasi-delegasi internasional yang hadir pada Ministerial Dialogue 2 bertajuk Sustainable Recovery through Reforms and Collective Action di gelaran Sector Ministers Meeting 2022 - Sanitation and Water for All (SWA) di Jakarta, 18 Mei 2022.

Menteri Siti menyebutkan jika dalam aspek pembangun di Indonesia, sumber daya air diletakkan sama pentingnya dengan sumber daya lahan. Ia menyatakan Indonesia secara serius mempertimbangkan terkait dengan kesesuaian konfigurasi lanskap dengan kondisi biofisik dan aspek sosial ekonomi dalam mengelola sumber daya air.

"Tata kelola lanskap harus ditangani untuk memastikan kesinambungan penyediaan air bersih dengan jumlah yang cukup dan kualitas yang baik. Indonesia menginisiasi berbagai program pencegahan dan perbaikan stabilitas lanskap melalui pendekatan berbasis ekosistem untuk menjamin ketersediaan air sesuai dengan dimensi ruang dan waktu," ujar Siti dalam keterangan resmi, Kamis (19/5).

Ia pun menjelaskan jika pengelolaan sumber daya air di Indonesia tidak hanya mencakup aspek teknis, namun juga didukung aspek kelembagaan, meliputi nilai, regulasi, partisipasi organisasi dan keterlibatan publik.

"Dalam budaya kita, sangat menganjurkan untuk menggunakan air dengan bijak, seperti tercermin dalam regulasi negara, program dan peran serta masyarakat. Air menjadi faktor yang utama dalam menghitung daya dukung dalam penilaian lingkungan strategis kami, serta membangun ketahanan pangan dan energi," jelasnya.

Pengelolaan sumber daya air, disebut Siti, berkaitan dengan bagaimana mengelola ancaman terhadap pasokan dan kualitas air dalam menghadapi dunia yang semakin urban, degradasi bentang alam, dan tantangan atas perubahan iklim. Oleh karena itu, secara nasional, Indonesia telah membuat komitmen yang kuat untuk memulihkan lahan terdegradasi dengan meluncurkan Indonesia Forestry and Other Land Use (FoLU) Net-Sink 2030.

Baca juga: Menteri LHK Paparkan Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan di Indonesia

Untuk mencapai FoLU Net sink pada tahun 2030, Indonesia memiliki akumulasi pengalaman dalam program rehabilitasi hutan dan lahan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat lokal, serta kerjasama internasional.

"Target rehabilitasi hutan dan lahan Indonesia sangat masif. Ada 108 unit DAS kritis yang harus direstorasi, 15 danau prioritas, 65 waduk, 100 mata air, kawasan rawan bencana yang cukup besar, kawasan rawan kebakaran, dan tanah terdegradasi yang terletak di 34 provinsi," ucapnya.

Terkait dengan program aksi pengelolaan air berkelanjutan, Indonesia telah melakukan beberapa hal seperti Penggunaan kembali air wudhu di Masjid Istiqlal, Restorasi hidrologi fungsi ekosistem Lahan Gambut, salah satu kegiatan utama meliputi pembangunan sekat kanal di areal konsesi atau masyarakat untuk melestarikan air lahan gambut yang pada gilirannya membasahi kembali daerah-daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, ada pula program Eco-riparian yang berfokus pada bagaimana memanfaatkan sungai dan danau untuk mengurangi pencemaran limbah domestik melalui pengolahan komunal terhadap air limbah rumah tangga sebelum dibuang ke sungai.

"Indonesia juga telah membentuk Program ONLIMO dan SPARING untuk memantau kualitas air dari ancaman pencemaran secara kontinyu dan online," pungkas dia.(OL-5)

Baca Juga

DOK RENDRA SETYADIHARJA

Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO, Nadiem Ajak Lestarikan Pantun

👤Faustinus Nua 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:15 WIB
Indonesia telah mencatat sejarah penting karena pantun diakui sebagai budaya dunia pada Desember 2020 dan kerja keras melestarikan pantun...
Antara

Masta, Masakan Sehat Atasi Stunting dari Garut

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:05 WIB
Kabupaten Garut menjadi daerah dengan prevalensi stunting tertinggi se-Jawa...
Antara

170,6 Juta Orang Sudah Divaksinasi Lengkap

👤MGN 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:40 WIB
Sementara itu, Kemenkes mencatat 14.732 ribu orang disuntik vaksin dosis pertama hari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya