Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) mencatat secara kumulatif, yakni H-7 sampai dengan H-1 Lebaran, jumlah penumpang angkutan penyeberangan masih yang tertinggi.
"Jumlah pergerakan penumpang secara kumulatif di masing-masing moda yang dipantau selama 7 hari mulai Senin (25/4)/H-7 hingga Minggu (1/5)/H-1 kemarin," kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, Senin (2/5).
Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa pergerakan penumpang angkutan penyeberangan masih yang tertinggi, yaitu 1,60 juta penumpang. Dengan pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di lima pelabuhan.
Baca juga: Perputaran Uang pada Lebaran 2022 Bisa Capai 1% PDB
Rinciannya, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Kayangan. Untuk sektor angkutan udara, tercatat sebanyak 1,33 juta penumpang.
Pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di lima bandara. Rinciannya, Bandara Soekarno Hatta, Bandara Sultan Hasanuddin, Bandara Juanda, Bandara Ngurah Rai dan Bandara Sepinggan.
Lalu, untuk angkutan jalan (bus) sebanyak 989.384 penumpang. Dengan pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di lima terminal yakni Kertonegoro Ngawi, Ir. Soekarno, Purboyo, Giwangan dan Tirtonadi.
Sedangkan angkutan kereta api mencatatkan 744.983 penumpang. Pergerakan penumpang terpadat di lima Daerah Operasi (Daop). Rinciannya, Daop I Jakarta, Daop VIII Surabaya, Daop VI Yogyakarta, Daop II Bandung dan Daop IV Semarang.
Baca juga: Puncak Pergerakan di Penyeberangan Merak dan Bandara Soetta Melebihi Puncak Tahun 2019
Angkutan Laut sebanyak 517.873 penumpang, dengan pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di lima pelabuhan. Rinciannya ialah Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Batam, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Pelabuhan Tanjung Pinang dan Pelabuhan Balikpapan.
Secara total, jumlah penumpang kumulatif di semua moda angkutan mulai Senin (25/4)/H-7 hingga Minggu (1/5) atau H-1 kemarin, sudah mencapai 5,18 juta penumpang.
Namun, jumlah tersebut masih lebih kecil dengan perbandingan 7%. Dalam hal ini, jika dibandingkan pergerakan penumpang kumulatif pada periode yang sama di 2019, yakni 5,57 juta penumpang.
“Data kumulatif tahun ini sifatnya masih sementara dan dimungkinkan untuk terus bergerak naik,” jelas Adita.(OL-11)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
PT Pelni Sorong mencatat arus liburan dan mudik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025 serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025.
PT Jasa Marga Tbk menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idul Fitri 1446 H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved