Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyiapkan strategi untuk menerapkan ekonomi biru di Indonesia. Hal itu semata-mata dilakukan untuk memulihkan kesehatan laut dan mempercepat ekonomi kelautan yang berkelanjutan.
"Ini saya kira memang harus ada satu kebijakan yang komprehensif inisiatif dari KLHK dan KKP untuk membuat satu kebijakan yang diterapkan dengan baik di pulau-pulau agar pesisir harus betul-betul kita jaga," kata Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dalam acara Workshop Blue Carbon Dalam Pembangunan Blue Economy dan Pencapaian Target NDC di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Senin (18/4).
Dalam hal memenuhi target nationally determined contribution (NDC), Indonesia berencana akan melibatkan sektor pesisir dan laut. Dalam hal ini, diketahui bahwa ekosistem pesisir memiliki kemampuan 3 sampai 5 kali lebih besar dalam menyerap dan menyimpan karbon dibandingkan dengan vegetasi daratan.
Sakti melanjutkan untuk itu KKP memiliki sejumlah gagasan guna memanfaatkan ekosistem pesisir dan laut dalam pemenuhan target NDC dengan penerapan ekonomi biru. Salah satunya yakni dengan memperluas wilayah konservasi di area laut Indonesia. Hal itu dilakukan guna menjaga wilayah laut agartidak tersentuh kegiatan manusia seperti lintasan transportasi dan kegiatan masyarakat mencari ikan.
"Kalau itu bisa terjadi dan itu bisa dibuat kebijakan bersama antara KPP dan KLHK, saya kira ini akan jadi satu isu yang kita bisa sampaikan pada dunia betapa pentingnya kita memberikan kontribusi yang signifikan pada upaya pengendalian perubahan iklim," ujarnya.
Strategi lainnya yang disapkan yakni dengan menjaga populasi perikanan dengan cara memperbolehkan penangkapa ikan dengan basis kuota. "Ini akan kita terapkan sebentar lagi," imbuh dia.
Selain itu, strategi yang dapat dilakukan yakni dengan budidaya perikanan berkelanjutan dan menjaga daya dukung lingkungan dan pengelolaan ruang laut pesisir dan pulau-pulau kecil.
"Selain itu, berdasarkan temuan dari tim kami bahwa potensi blue carbon bisa didapat dari budi daya rumput laut. Ini perlu ada kajian keilmuwan yang mendalam. Kalau benar ini terjadi, ini adalah luar biasa dan kita bisa buat zonasi khusus. Karena selama ini ada 63 ribu pembudidaya rumput laut dan itu bisa menjadi penopang ekonomi," beber dia.
"Semua ini harus kita susun roadmap-nya agar bisa mencapai konservasi yang serius dan ini tentu diperlukan satu kebijakan bersama dengan KLHK," pungkas dia. (H-1)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
TENAGA surya menjadi pilihan energi alternatif untuk mengurangi emisi karbon penyebab perubahan iklim. Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) salah satu pilihan terbaik.
Laporan Land Gap 2025 mengungkap banyak negara masih mengandalkan hutan dan lahan untuk memenuhi target iklim, alih-alih memangkas emisi fosil secara cepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved