Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengelar Simulasi Gempa dan Tsunami. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian upaya penguatan mitigasi gempa dan tsunami Kawasan Infrastruktur Kritis di wilayah Bali.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho, mengatakan pelaksanaan Simulasi Gempa dan Tsunami di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali salah satunya untuk memastikan kesiapan Bandara Bali dalam menyambut dua perhelatan akbar di Indonesia.
Pertama, penyelenggaraan ajang internasional, Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 yang akan diselenggarakan pada Mei 2022 dan kedua, pelaksanaan KTT G20 yang akan diselenggarakan pada Oktober 2022.
“BMKG dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali berupaya semaksimal mungkin memastikan kesiapan Bandara Bali dalam mengantisipasi dan memitigasi gempa dan tsunami,” kata Cahyo, Sabtu (26/3).
Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menyampaikan bahwa Pulau Bali secara tektonik merupakan wilayah yang diapit oleh dua sumber gempa potensial yang dapat membangkitkan gempa kuat dan memicu tsunami.
Wilayah Selatan Bali berhadapan dengan sumber gempa tumbukan lempeng yang populer dikenal sebagai zona megathrust yang mampu memicu gempa dengan skenario terburuk mencapai magnitudo 8,5.
Sedangkan, di sebelah Utara Bali terdapat sumber gempa sesar akif yang dikenal sebagai Flores Thrust yang jalurnya memanjang dari utara Fores hingga Bali dan mampu memicu gempa dengan skenario terburuk mencapai magnitudo 7,5.
Dalam catatan sejarah, kata Daryono, wilayah Bali pernah dilanda gempa kuat dan merusak sebanyak 11 kali dan terjadi tsunami sebanyak 6 kali. Khusus untuk wilayah selatan Bali, tsunami pernah terjadi 3 kali yaitu pada 21 Januari 1917 saat terjadi gempa dahsyat “Gejer Bali”, pada 19 Agustus 1977 saat terjadi gempa Sumba magnitudo 8,3 dan pada 2 Juni 1994 saat terjadi gempa Banyuwangi magnitudo 7,8.
Kepala UPT BMKG Stasiun Geofisika Sanglah Denpasar Arief Tyastama mengatakan, adanya potensi gempa yang dapat membangkitkan tsunami tersebut, upaya-upaya untuk penguatan mitigasi gempa dan tsunami di Provinsi Bali perlu dilakukan pada semua sektor.
"Simulasi gempa dan tsunami di Bandara I Gusti Ngurah Rai merupakan salah satu upaya mitigasi kultural untuk sektor infrastruktur kritis, demi menjamin keselamatan penumpang, pegawai dan pengguna jasa bandara, serta untuk mempercepat keberlangsungan operasional bandara apabila mengalami gempa dan tsunami," terang Arief.
Menurut Arief, simulasi gempa dan tsunami melatih pengelola bandara apabila mengalami kondisi darurat gempa berpotensi tsunami dengan magnitudo 8,5 yang bersumber di Selatan Bali. Simulasi tersebut menguji proses kedaruratan dimulai dari respon saat merasakan gempa, menerima informasi gempa dan peringatan dini tsunami dari BMKG, dan proses evakuasi tsunami.
"Melalui simulasi ini kami akan mengevaluasi kembali rencana kedaruratan yang sudah kami buat, dan menguatkan kapasitas seluruh tim Komite Kebencanaan Bandara (Airport Disaster Committee) dalam penanganan gempa dan tsunami." ujar Darji, Airport Safety, Risk and Performance management Senior Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai di akhir acara simulasi. (H-2)
WARGA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan ini merasakan beberapa kali gempa bumi dengan kekuatan di atas 4 magnitudo.
GEMPA bumi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dengan magnitudo (M) 6,4 diperbarui jadi 6,2 membuat perjalanan kereta api wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa, kini semua perjalanan aman
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 4,5 pada 27 Januari 2026 pukul 13:15:32 WIB.
Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Jawa Timur bagian selatan, pada Selasa (27/1) pagi berdampak langsung di Kabupaten Trenggalek.
Tsunami dan megatsunami sering kali disalahpahami karena keduanya sama-sama melibatkan gelombang laut besar. Padahal, memiliki perbedaan yang sangat signifikan.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik pada pukul 10.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya kemungkinan terjadinya tsunami danau di kawasan Danau Maninjau.
BMKG menyatakan gempa bumi magnitudo 4,7 yang berpusat di Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, tidak berpotensi tsunami.
Bencana dahsyat tsunami 26 Desember 2004 silam mengajarkan para penakluk Samudera itu untuk lebih kuat, sabar dan teguh seperti karang dihempas gelombang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved