Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE) mengatakan bahwa kekerasan terhadap perempuan yang berbasis Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia bisa diselesaikan dengan cara berpikir yang baru.
Hal tersebut disampaikan melalui Direktur Jenderal KSDAE Wiratno dalam Festival Ibu Bumi untuk memperingati International Women’s Day (IWD) 2022 yang diselenggarakan oleh The Asia Foundation (TAF), Gender Focal Point (GFP), dan Beritabaru.co, Senin (14/3).
Menurut Wiratno, pembaruan cara berpikir di sini penting agar seseorang tidak lagi menggunakan paradigma lama yang notabene dari paradigma tersebut, kekerasan terhadap perempuan justu lahir.
Baca juga: Pengelolaan SDA Perlu Dilakukan Menyeluruh dan Berkelanjutan
“Kekerasan terhadap perempuan bisa diselesaikan dengan cara berpikir baru, bukan cara berpikir lama yang menyebabkan persoalan itu lahir,” jelas Wiratno.
Dalam kegiatan yang dipandu Diah Mardhotillah dan Prita Laura ini, Wiratno memaparkan bahwa cara berpikir baru tersebut mencakup setidaknya 5 (lima) hal yaitu pengetahuan atas potensi alam, spirit konservasi, basis konservasi, mandat pemerintah, kolaborasi.
Poin pertama berhubungan dengan istilah yang Wiratno sebut sebagai biological and cultural diversity (BCD).
BCD adalah poros dari 8 nilai yang dimiliki Indonesia yaitu nilai intrinsik, nilai ekologis, nilai genetis, nilai sosial, budaya dan spiritual, ekonomi, estetik dan rekreasi, dan nilai edukasi dan sains.
“Ini kan peta umum yang dari sini, nilai ekonomi hanya bagian kecil saja,” tegasnya dalam Webinar bertajuk Praktik Baik Perjuangan Perempuan untuk Pencegahan dan Penanganan Kekerasan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia: Membangun Pengelolaan SDA yang Setara dan Inklusif ini.
Poin kedua merujuk pada 5 (lima) prinsip pengelolaan kawasan konservasi yang mencakup kepeloporan, keberpihakan, kepedulian, konsistensi, dan kepemimpinan.
“Semua ini penting ya. Kepeloporan misalnya, tanpa ini, tidak ada program apa pun,” ungkap Wiratno.
Poin ketiga lebih pada poros pergerakan, yaitu bagaimana pengelolaan kawasan konservasi harus berpijak pada 5 (lima) hal yaitu regulasi, sains, bukti, pengalaman, dan prinsip pencegahan.
“Peran perempuan sangat menonjol di bagian bukti dan pengalaman,” katanya.
Poin keempat tidak lain merupakan tugas pemerintah dalam mengelola kawasan konservasi. Wiratno menyampaikan, pemerintah dalam kasus ini harus adaptif, produktif, inovatif, kompetitif, dan tentu inklusif.
Kemudian, yang terakhir adalah sesuatu yang tidak bisa diabaikan, yakni kerja sama multipihak. Wiratno menyebut, untuk pengelolaan konservasi yang inklusif di Indonesia, pemerintah menggandeng masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media.
“Kolaborasi ini akan dijalankan berdasarkan tiga prinsip penting, yakni trust, respect, dan benefit,” ungkapnya.
Perlu diketahui webinar yang ditayangkan langsung melalui kanal Youtube Beritabaruco dan Aksi SETAPAK ini dihadiri oleh Sandra Hamid, Sandra Moniaga Komisioner Komnas HAM, Bahrul Fuad Komisioner Komnas Perempuan, dan beberapa lainnya. (RO/OL-1)
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pencabutan izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan pengelolaan kawasan hutan dan sumber daya alam (SDA)
Pengikisan kedaulatan atas sumber daya alam tidak hanya merugikan Venezuela, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas hubungan global secara luas.
Perang aspal awal abad ke-20 mengungkap bagaimana intervensi AS, utang, dan perebutan sumber daya membentuk krisis Venezuela hingga kini.
PRAKTISI ekologi dari Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI), Maria Ratnaningsih menyoroti arah kebijakan pembangunan nasional yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan.
dugaan korupsi besar-besaran di sektor sumber daya alam, khususnya kasus timah, yang sebelumnya diungkap oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.
TELAH menjadi konsensus dalam sistem ketatanegaraan kita bahwa peran aktif negara merupakan kunci untuk membawa kemajuan sosial dan menjamin kepentingan umum.
Kakapo, burung beo endemik Selandia Baru yang tak bisa terbang, terancam punah akibat siklus kawin langka dan keragaman genetik rendah. Ini penjelasan ilmiahnya.
PRESIDEN Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris dan Swis dengan agenda penguatan kerja sama ekonomi, pendidikan, serta komitmen konservasi lingkungan
Pengelolaan kawasan konservasi ini juga mengintegrasikan kearifan lokal dan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga sumber daya laut.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan perlunya perubahan cara berpikir dan pendekatan mendasar dalam tata kelola kehutanan Indonesia.
UNTUK pertama kalinya di Indonesia, para peneliti mengonfirmasi temuan neonatal atau bayi hiu paus di alam liar. Bayi hiu paus tersebut berukuran hanya sekitar 135–145 sentimeter.
Target penanaman satu juta pohon bukan sekadar angka, melainkan gerakan besar untuk membangkitkan kepedulian warga terhadap pelestarian Merapi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved