Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI negara yang mayoritasnya berpenduduk Muslim, tidak mengherankan jika banyak perempuan yang menggunakan hijab. Namun sebagaimana perempuan lainnya, mereka pun butuh perawatan.
Untuk itu sebagai salah satu perusahaan di bidang perawatan kulit yang pengalaman lebih dari 130 tahun, Nivea selalu berupaya memberikan perawatan kulit terbaik bagi para konsumen. Melihat perkembangan kebutuhan akan perawatan kulit di Indonesia, Nivea pun terus berinovasi. Terinspirasi perempuan berhijab Indonesia, pada 2020, Nivea mempersembahkan rangkaian produk terbaru, Nivea Hijab Series yang terdiri dari Nivea Hijab Fresh Deodorant dan Nivea Hijab Cooling Body Serum untuk membantu menjawab kebutuhan kulit para hijaber. Selain inovasi produk, sejak 2020, NIVEA juga menyelenggarakan kampanye #YakinMelangkah untuk mengajak para hijaber agar lebih percaya diri dalam melangkahkan kaki menggapai mimpi.
Baca juga: Hypefast Kucurkan Pendanaan untuk Noore Sport Hijab
“Kami percaya bahwa perawatan kulit tubuh dan ketiak merupakan salah satu perawatan tubuh yang paling mendasar dan sangat penting dalam meningkatkan rasa nyaman dan kepercayaan diri para hijaber. Karenanya Nivea Hijab Series hadir dalam dua kategori yaitu Body Care (Nivea Hijab Cooling Body Serum) dan Deodorant (Nivea Hijab Fresh Deodorant yang terdiri dalam dua format: Spray dan Roll-On),” ujar Senior Brand Manager Nivea Hijab, Sabrina Diandra.
Hal ini sejalan dengan penjelasan dari dr Ika Anggraini, Sp.DV selaku dokter spesialis kulit. “Dari teman-teman Hijabers Community Official, kami mendapat insight yang cukup menarik: hijaber yang rutin menggunakan pelembap tubuh biasanya menggunakan deodoran. Sedangkan mereka yang rutin menggunakan deodoran, belum tentu menggunakan pelembap tubuh. Selain itu, masih ada hijaber yang mengaku hanya menggunakan deodoran. Tak heran jika banyak di antara mereka yang mengalami kulit kering dan gatal.”
Lebih lanjut dr. Ika menjelaskan pakaian tertutup dan berlapis dapat membuat keringat terperangkap di bawah pakaian sekaligus meningkatkan potensi gesekan dengan kulit, yang pada akhirnya dapat menyebabkan warna kulit lebih gelap, bau badan serta kulit menjadi kering, gatal dan mudah iritasi.
“Sama seperti hijaber lain, aku juga mengalami kulit kering. Selain itu, karena aku termasuk orang yang aktif bergerak, warna kulitku juga tidak merata terutama setelah beraktivitas di luar rumah, dan saat sedang berkeringat, aku pun khawatir akan bau badan,” ujar seorang Hijaber Influencer sekaligus Brand Ambassador Nivea Hijab Series, Hamidah Rachmayanti.
“Layaknya sinar cahaya yang dapat menyebar, Nivea percaya bahwa kebaikan juga memiliki efek sama. Satu kebaikan dapat menularkan kebaikan lain. Bertepatan dengan momen WHD tahun ini, kami ingin mengajak para hijaber untuk menghadapi situasi menantang yang membuat kita sulit merencanakan langkah ke depan, atau mulai ragu dengan saling menguatkan sehingga bersama-sama kita dapat menyinari dunia dengan kebaikan. Agar dapat lebih percaya diri dalam melangkahkan kaki menyebar kebaikan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan self-care,” kata Sabrina lagi.
Dalam melakukan self-care, hijaber perlu menyeimbangkan antara perawatan jasmani (fisik) dan rohani. Untuk perawatan fisik, salah satu yang dapat dilakukan adalah merawat kulit tubuh dan ketiak. Di tengah banyaknya produk perawatan tubuh yang ditawarkan bagi para hijaber, dr. Ika pun menyarankan agar para hijaber dapat lebih cermat dalam memilih produk yang tepat untuk merawat kulit tubuh & ketiaknya. Tak hanya melihat label halal saja, tetapi juga lebih memperhatikan bahan kandungan yang ada di dalam produk, diantaranya: pilih deodoran yang tidak mengandung alkohol serta memiliki formula extra care sehingga lembut di kulit dan tidak menyebabkan iritasi, serta pilih pelembap tubuh yang memiliki formula yang cepat meresap ke dalam kulit misalnya serum, sehingga tidak lengket saat terkena air wudhu.
Senantiasa berkomitmen dalam memenuhi kebutuhan para konsumen setianya, sebagai bagian dari NIVEA Hijab Series yang merupakan rangkaian produk pertama dari NIVEA yang diciptakan khusus untuk konsumen hijaber, Nivea Hijab Fresh Deodorant & Nivea Hijab Cooling Body Serum hadir degan bahan kandungan yang bermanfaat bagi kulit, mengandung 0% alkohol sehingga lembut di kulit dan tidak menyebabkan iritasi, serta terjamin kehalalannya.
Kelebihan lain, Nivea Hijab Fresh Deodorant mengandung Vitamin C yang dapat mencerahkan kulit ketiak. Selain itu, diperkaya ekstrak Sakura yang membantu menjaga kesegaran sepanjang hari. Formulasinya juga memberikan proteksi selama 48 jam dari keringat berlebih dan bau badan. Adapun Nivea Hijab Cooling Body Serum mengandung Vitamin C dengan tingkat kemurnian 95% untuk membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit.
Dilengkapi dengan UV Filter untuk melindungi kulit dari sinar UV dan diperkaya ekstrak lotus yang memiliki keharuman menenangkan. Dengan format serum yang teksturnya ringan dan cepat menyerap sehingga tidak menyebabkan lengket pada kulit. Nivea Hijab Cooling Body Serum dilengkapi cooling technology yang merupakan perpaduan peppermint dan menthol, membantu memberikan sensasi segar dan menurunkan suhu kulit saat melakukan aktivitas di bawah terik matahari.
“Dengan semua inisiatif yang dihadirkan Nivea ini, kami berharap dapat membantu para hijaber dalam meningkatkan kepercayaan dirinya menghadapi setiap tantangan, alih-alih menghentikan langkah, kami harap para hijaber dapat Semakin #YakinMelangkah, menjadikan tantangan sebagai kesempatan untuk lebih berkembang dan bersinar dengan terus melakukan kebaikan yang bisa dilakukan, baik untuk diri sendiri maupun sekitar,” ujar Sabrina Diandra. (RO/A-1)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya memperluas partisipasi perempuan di bidang STEM sebagai strategi meningkatkan inovasi, daya saing, dan pembangunan SDM Indonesia.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
DI setiap situasi konflik dan bencana, perempuan kini dipersepsikan dominan sebagai aktivis pendorong keadilan dan pembela hak asasi manusia di Indonesia.
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved