Rabu 26 Januari 2022, 12:31 WIB

Menghirup Semerbak Kopi di Festival Pesona Agroforestry

Gana Buana | Humaniora
Menghirup Semerbak Kopi di Festival Pesona Agroforestry

MI/RAMDANI
Pengunjung membeli produk kopi di salah satu tenant peserta Festival PeSoNa Kopi Agroforestry 2022 di Manggala Wanabakti, Jakarta.

 

MEDIA Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menghadirkan Festival Pesona Kopi Agroforestry 2022 di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat. Acara ini berlangsung mulai kemarin hingga Kamis (27/1).

Dengan menghadirkan lebih dari 25 stan perwakilan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL), peserta festival menghadirkan beragam jenis kopi khas Nusantara.

Pengunjung bisa mencicipi beragam kopi racikan single origin yang disediakan di tiap booth pameran. Kopi yang ditawarkan pun beragam, mulai kopi Gayo, Sidikalang, Lintong, Mandheling, Bali Kintamani, Toraja, Kopi Jawa, Papua Wamena, Flores Bajawa, Kopi Solok, Kopi Puntang, Kopi Lanang, dan lain-lain.

Beberapa single origin kopi Nusantara ini mulai digemari lantaran turut bersanding dengan kopi dari daratan Amerika dan Afrika pada etalase kafe-kafe ternama.

“Kami sediakan berbagai tester yang bisa diicip oleh pengunjung khusus minum di tempat,” ungkap salah satu staf BPSKL Sumatra, Monica, di auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Selasa (25/1).

Monica menjelaskan, dalam festival kopi ini beragam jenis produk dari peserta Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Sumatra dipamerkan.

Tak hanya ragam jenis kopi khas Sumatra yang terkenal enak, tetapi juga produk lain, seperti jamu, madu, selai, dan manisan.

“Ini semua hasil produk hutan sosial, yakni petani yang diberikan izin untuk menggarap tanah hutan sosial memungkinkan kreativitas mereka mengolah tanah tersebut,” katanya.

Staf BPSKL Sulawesi, Wulan, mengatakan antusiasme pengunjung Festival Pesona Kopi Agroforestry 2022 amat luar biasa. Bahkan, sejak pagi produk unggulan petani Sulawesi sudah habis terjual dalam hitungan jam.

“Tidak sampai tengah hari kopi Kahaya khas Sulawesi Selatan ini sudah habis terjual, tapi besok stok akan kembali datang karena anggota KUPS terkait juga datang langsung dari Sulawesi khusus untuk acara ini,” tandas dia. (Gan/S-2)

Baca Juga

MI/Dede S

Kepala BRIN Ungkap Kebun Raya Bogor Sudah Sesak

👤Dede Susianti 🕔Jumat 20 Mei 2022, 10:25 WIB
"Karena KRB ini juga sudah mulai sesak. Koleksi-koleksi ke depan akan kita alihkan ke Cibinong dan mungkin Puspitek atau Tarogong atau...
Dok. KLHK

Menuju Indonesia's FoLU Net Sink 2030 Melalui Pengelolaan Hutan Lestari

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 20 Mei 2022, 10:18 WIB
Pemerintah mengakselerasi penurunan emisi GRK menuju Net Sink FOLU yang dituangkan dalam dokumen Long Term Strategy Low Carbon Climate...
DOK BPJAMSOSTEK

Wapres Serahkan Manfaat Program dan Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Kepada Keluarga Pekerja di Kendari

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 09:41 WIB
Total pembayaran manfaat kepada peserta dari seluruh program selama bulan April 2021 sampai April 2022 di Provinsi Sulawesi Tenggara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya