Rabu 19 Januari 2022, 20:12 WIB

Kebutuhan Hand Sanitizer Meningkat saat Pandemi, Rip It Tawarkan Produk Berbahan Aerosol 

Mediaindonesia.com | Humaniora
Kebutuhan Hand Sanitizer Meningkat saat Pandemi, Rip It Tawarkan Produk Berbahan Aerosol 

Dok. Rip IT
Hand Sanitizer Rip It

 

SITUASI pandemi akibat Covid-19 selama dua tahun ini telah membiasakan masyarakat Indonesia untuk menjaga pola hidup bersih. Membawa hand sanitizer adalah sebuah kebiasaan baru yang muncul sebagai upaya mencegah terpaparnya tubuh dari virus tersebut tatkala berada di luar rumah. Hal itu lah yang membuat bisnis di industri produk penunjang kesehatan ini tumbuh subur. 

Selain masker kesehatan, produk hand sanitizer menjadi komoditi yang banyak dicari publik. Hal ini membuat industri tersebut tumbuh gemilang selama pandemi. Menurut data Kementerian Kesehatan, terlihat peningkatan signifikan jumlah produsen alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer, thermometer dari awal kasus Covid-19 sekitar Februari 2020 sampai dengan tanggal 21 September 2020.  

Bahkan produsen hand sanitizer jumlahnya meroket dari 45 menjadi 475 industri atau terjadi peningkatan 955 persen.

Praktisi kesehatan Amanda Rahmania menuturkan, dalam memilih produk pembersih tangan, sangat penting melihat kandungan yang baik dalam produk hand sanitizer yang digunakan sehari- hari. Selain tentunya juga tidak lupa untuk memakai masker serta mencuci tangan berulang kali baik dirumah maupun saat kita beraktivitas diluar.  

“Hand sanitizer yang menjadi sahabat keseharian kita di era new-normal, harus dapat melindungi dari virus dan bakteri, dan sebaiknya memiliki kandungan yang aman, sehingga bisa digunakan ke peralatan makan dan mainan anak. Juga harus memperhatikan kandungannya seperti varian alkoholnya dan ada bahan aktif anti-microbial yang efektif membunuh kuman dan secara klinis harus ramah lingkungan. Apalagi dengan adanya pandemi korona dan varian terbarunya sekarang ini, masyarakat perlu sangat ekstra menjaga dirinya salah satunya dengan membawa hand sanitizer yang mudah dibawa kemana-mana, langkah ini sekaligus mereduksi kuman dan virus yang tidak kasat mata tersebut agar tidak mudah masuk kedalam tubuh kita,”papar Amanda. 

Sebuah produk pembersih tangan bernama Rip It menjadi salah satu produsen yang hadir di tengah pandemi, tepatnya pada Juni 2020 lalu. Sebagai pelaku bisnis UMKM yang berbasis di Jakarta, Rip It berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam memberantas Covid-19 dan keluar dari situasi pandemi, dengan menciptakan inovasi produk higienis yang inovatif, 

Head Of Marketing PT. Radika Inovasi Indonesia, Farah Fauziah mengatakan, pentingnya memproteksi guna mencegah kuman yang bisa menyebabkan berbagai virus penyakit yang bisa masuk kedalam tubuh kita, salah satu upayanya yakni dengan menggunakan hand sanitezer. 

“Menggunakan hand sanitizer merupakan langkah proteksi yang ampuh dalam menangkal berbagai virus penyakit serta kuman virus korona, terlebih lagi dalam bentuk aerosol spray seperti Rip It karena lebih merata dan efektif. Selain itu nyaman karena tidak lengket di tangan. Disamping itu tentunya kita harus menjaga imun tubuh kita agar tetap fit dan menerapkan prokes yang ketat,” ujarnya dalam keterangan tertulis. 

Baca juga : Peneliti BRIN Temukan 6 Begonia Jenis Baru di Sumatra

Tidak hanya berfungsi sebagai pembersih tangan, Rip It hand sanitizer dikenal sebagai sanitizer serbaguna yang dapat digunakan pada permukaan seperti meja, kursi, mainan anak, alat makan dan juga udara. 

Rip It sendiri merupakan produk hand sanitizer aerosol hasil karya anak bangsa. Sebagai merek pelopor yang berfokus menciptakan produk inovasi kebutuhan perawatan kebersihan, Rip It diformulasikan secara klinikal dengan bahan aktif anti-microbial yang efektif membunuh 99.99% virus dan bakteri dalam waktu singkat dengan aroma mint yang menyegarkan. 

Meskipun berbentuk aerosol, semua produk Rip It adalah produk ramah lingkungan tanpa kandungan CFCs yang dapat merusak ozon. Dengan formulasi yang aman, Rip It telah diuji di laboraturium terpercaya dan sudah terdaftar di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

“Sebagai aerosol hand sanitizer pertama di Indonesia, Rip It hadir dalam ukuran 50ml yang mudah dibawa dalam keseharian dan 200ml untuk perjalanan jauh maupun untuk penggunaan di Rumah & Kantor. Dengan kandungan 75% alcohol serta berbahan dasar food grade, produk kami juga aman digunakan untuk membersihkan peralatan makan dan mainan anak. Hand sanitizer adalah solusi praktis untuk menjaga agar terbebas dari virus dan bakteri. Namun mencuci tangan tetap menjadi kebiasaan penting yang perlu dijaga. Itulah sebabnya Rip it juga mengeluarkan varian product selain produk hand sanitizer, yaitu Rip It antibacterial hand soap, sabun cuci tangan aerosol dengan busa pekat dan aroma mint yang menyegarkan,” papar Farah Fauziah. 

Sabun tangan Rip It mengandung bahan aktif anti-microbial, yang efektif mematikan 99.99% virus dan bakteri. Rip It Antibacterial Hand Soap diformulasikan secara klinis untuk melindungi dan mengurangi resiko kontaminasi silang. tanpa bahan berbahaya seperti paraben dan triclosan, selain itu kadar pH seimbang 5+, Rip It Antibacterial Hand Soap dapat membersihkan tangan sekaligus menahan kelembaban kulit. 

Inovasi yang ditawarkan pada Rip It Antibacterial Hand Soap adalah kemudahan untuk membawa sabun kemanapun Anda pergi. Dengan ukuran 50ml sehingga praktis dan efektif. Selain itu Rip It Antibacterial Hand Soap diformulasikan sebagai waterless soap, yaitu sabun yang bisa digunakan tanpa penggunaan air, apabila dalam keadaan mendesak. 

Namun untuk hasil yang lebih maksimal, mencuci tangan dengan air mengalir adalah cara yang lebih efektif untuk membersihkan kuman dan bakteri. (RO/OL-7)

Baca Juga

Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...
Ist

Pengamat: Perlu Edukasi Masyarakat Guna Hadapi Narasi Intoleransi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:35 WIB
Masyarakat juga harus dapat melek dan memilah informasi. Pasalnya, dewasa ini sudah menjadi tabiat yang melekat bahwa informasi sering...
Dok. Richnity Global Sejahtera

Jaga Tulang dan Sendi dengan Asupan Nutrisi dan Olahraga Teratur

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:25 WIB
Ketika seseorang memasuki usia 30 tahun, massa tulang bisa berkurang secara perlahan dan rentan mengalami tulang keropos (osteoporosis)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya