Rabu 12 Januari 2022, 22:54 WIB

Modernisasi Fasilitas, RS PGI Cikini Resmi Jadi Primaya Hospital PGI Cikini

mediaindonesia.com | Humaniora
Modernisasi Fasilitas, RS PGI Cikini Resmi Jadi Primaya Hospital PGI Cikini

Ist
Peresmian nama baru RS PGI Cikini menjadi 'Primaya Hospital PGI Cikini' pada Rabu (12/1).

 

PERSEMIAN nama baru RS PGI Cikini menjadi 'Primaya Hospital PGI Cikini' pada Rabu (12/1) menjadi salah satu simbol dari kerja sama antara Primaya Hospital Group dan Yayasan Kesehatan Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (Yakes PGI).

Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen dan transformasi yang dilakukan antara Primaya Hospital Group dan Yakes PGI untuk memodernisasi pelayanan dan fasilitas kesehatan RS PGI Cikini.

Kolaborasi yang mengubah nama RS PGI Cikini menjadi Primaya Hospital PGI Cikini ini memberikan layanan yang PRIMA (profesional, rapi, ibadah, mendengarkan, asertif) dan modern.

Selain itu, Primaya Hospital PGI Cikini didukung para dokter dan tim yang berpengalaman di bidangnya serta layanan, fasilitas, dan teknologi yang komprehensif.

Primaya Hospital Group merupakan sebuah rumah sakit jaringan yang senantiasa memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia dengan menerapkan standar nasional dan internasional dari Joint Commission International (JCI).

Primaya Hospital Group memiliki pengalaman selama 15 tahun dalam mengelola 14 rumah sakit secara profesional di berbagai kota di Indonesia (Jakarta, Tangerang, Bekasi, Karawang, Sukabumi, Semarang, Pangkal Pinang, Makassar, Sorowako, dan Palangkaraya).

RS PGI Cikini, yang sudah berusia 124 tahun, telah menjadi rumah sakit rujukan dan pilihan masyarakat terutama karena kecakapan tenaga medis yang dimiliki dan berbagai fasilitas kesehatan khusus seperti kidney center, oncology center, serta heart & vascular center.

Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan memodernisasi RS PGI Cikini, baik dalam bentuk fisik bangunan maupun dalam bentuk pelayanan termutakhir,

Majelis Pekerja Harian (MPH) PGI memutuskan untuk menjalin kerja sama bersama Primaya Hospital Group.

Pemilihan mitra kerja sama yang dilakukan MPH PGI berlangsung melalui proses penjaringan yang panjang dan berhati-hati.

Bentuk kerja sama antara Primaya Hospital Group dan Yakes PGI akan diwujudkan dengan pola BOT (Build Operate Transfer) selama 30 tahun.

“Yakes PGI Cikini dan Primaya Hospital Group memiliki kesamaan visi dan misi untuk memberikan pelayanan kesehatan secara profesional dengan penuh kepedulian dan sentuhan kasih kepada pasien. Itu alasan utama Primaya Hospital dipilih untuk memodernisasi RS PGI Cikini,” kata dr. Alexander Ginting, SpP, Ketua Umum Yayasan Kesehatan PGI.

“Primaya Hospital Group berterima kasih dan bangga telah mendapat kepercayaan dari PGI dan Yayasan Kesehatan PGI,"  ungkap Leona A. Karnali, CEO Primaya Hospital Group.

"Kami berkomitmen untuk memajukan Primaya Hospital PGI Cikini dan menjadi rumah sakit kebanggaan Indonesia yang mengutamakan pelayanan kepada pasien,” jelas Leona.

Layanan berstandar internasional tersebut mengutamakan keamanan pasien (patient safety) dengan Standar Prosedur Operasional dari Primaya Hospital Group yang telah terakreditasi Joint Commission International (JCI).

Primaya Hospital PGI Cikini kini mulai menerapkan Hospital Information System dengan Electronic Medical Record, e-prescription, serta sistem radiologi (PACS) dan laboratorium (LIS).

Seluruhnya akan didukung oleh sistem informasi SDM (human resources information system), sistem keuangan (accounting information system), sistem pengadaan (corporate central purchasing), dan sistem lainnya yang mempercepat layanan, menekan biaya, serta pemantauan terintegrasi secara grup.

Layanan unggulan (center of excellence) yang sudah ada akan ditingkatkan dan yang belum akan ditambahkan.

Layanan unggulan Primaya Hospital PGI Cikini berfokus pada Jantung, otak & saraf, pembuluh darah, kanker, orthopedi & trauma, urologi, serta ginjal & hipertensi dilengkapi dengan SDM yang berkompeten dan teknologi yang mumpuni.

Sejak dimulainya kerja sama antara Primaya Hospital Group dan Yakes PGI pada 1 Agustus 2021, sejumlah modernisasi sudah diterapkan.

Dimulai dari transformasi SDM, baik karyawan, perawat, dokter umum, dokter spesialis, maupun manajemen, yang bersama-sama memiliki komitmen untuk kemajuan.

Hal lain yang dilakukan adalah pengadaan teknologi MRI 1,5 Tesla untuk melengkapi pemeriksaan penunjang, pengadaan peralatan prioritas mobile x-ray, uroflowmetri, USG urologi, mikroskop mata, serta penggantian mesin anestesi.

Selama enam bulan kerja sama yang telah berlangsung, dilakukan perbaikan atas berbagai peralatan prioritas di Primaya Hospital PGI Cikini seperti angiografi dan mamografi. Akses gedung juga diperbaiki untuk kemudahan pasien.

Demikian juga dengan penataan ulang poliklinik yang lebih terintegrasi per spesialisasi. Peningkatan standar mutu yang mengutamakan patient safety dan telah lulus akreditasi KARS paripurna.

Dalam kerja sama ini, Primaya Hospital PGI Cikini akan melakukan pembangunan gedung rumah sakit baru di wilayah rumah sakit yang diperkirakan akan selesai dalam waktu 5 tahun ke depan.

“Melalui kerja sama ini, seluruh layanan yang diberikan di Primaya Hospital PGI Cikini menjadi prima dan modern yang didukung oleh layanan dan teknologi komprehensif disertai dokter dan tim medis yang berpengalaman di bidangnya,” kata Leona.

Primaya Hospital Group merupakan rumah sakit yang menyediakan standar pelayanan prima yang mengutamakan mutu keselamatan pasien.

"Kami memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh untuk masyarakat Indonesia dan warga negara asing (WNA) dengan teknologi terbaik serta memberikan layanan pasien dengan jaminan dari perusahaan, asuransi, BPJS, dan pembayaran pribadi," jelas Leona. 
 

Baca Juga

Ist

Dua Universitas Digandeng Waskita Karya untuk Program Magang

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 14:34 WIB
PT Waskita Karya (Persero) Tbk menjalin kerja sama dengan dua universitas di Malang, Jawa Timur, dalam rangka pembukaan Program...
DOK KEMEN PPPA

UPTD PPA Diperlukan untuk Beri Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

👤Mohamad Farhan Zhuhria 🕔Jumat 21 Januari 2022, 14:31 WIB
Menteri Bintang menuturkan untuk mendukung pelaksanaan dua fungsi baru KemenPPPA, keberadaan UPTD PPA dibutuhkan mulai dari tingkat...
AFP

Lawan DBD, Kemenkes Imbau Masyarakat Cegah Pengembangbiakan Nyamuk

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 21 Januari 2022, 14:23 WIB
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes, Didik Budijanto, mengimbau masyarakat melakukan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya