Rabu 12 Januari 2022, 09:45 WIB

Ini Penyebab Anak Frustasi Usai Gagal Ujian

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Ini Penyebab Anak Frustasi Usai Gagal Ujian

ANTARA/Ampelsa
Peserta mengikuti UTBK-SMMPTN dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Aceh.

 

SALAH satu alasan anak-anak frustasi usai gagal dalam ujian semisal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yakni karena tidak bisa melihat adanya pilihan lain. Hal itu diungkapkan Psikolog Anak dan Remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo.

"Ada satu hal yang bisa membuat anak-anak jatuh, rapuh, dan frustasi yakni karena dia tidak bisa melihat jalan lain. Mereka tidak pernah diajak melihat ada pilihan lain," ujar Vera, yang berpraktik di Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia di acara virtual Ruangguru dalam rangka Peluncuran #PelatnasUTBK, Program Holistik Persiapan UTBK, Selasa (11/1).

Menurut dia, terkadang orangtua atau orang di sekitar anak enggan atau bahkan tidak memberikan wawasan pada mereka terkait pilihan lain misalnya jurusan-jurusan tertentu di perguruan tinggi. Keenggakenakan ini salah satunya karena khawatir anak tidak fokus pada pilihan awalnya.

Baca juga: UI Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2022 Capai Hampir 9 Ribu Kursi

Vera mengatakan, cara berpikir ini salah. Menurut dia, memberikan anak-anak pilihan memungkinkan mereka bisa lebih leluasa bergerak dalam hidup sehingga tidak terbatas pada satu jalur itu saja.

"Kita takut kalau dia melihat pilihan lain dia tidak fokus dengan pilihan saat ini. Nah itu cara berpikir yang salah. Justru dengan memberikan sekian pilihan, anak-anak bisa lebih leluasa bergerak dalam hidupnya. Dia tidak terbatas pada satu jalur itu saja. Toh kita mau anak-anak bahagia," kata dia.

Menurut dia, orangtua bisa menanyakan pada anak tentang apa yang dia suka dan inginkan dalam hidupnya. Seiring perkembangan anak, cara berpikirnya pun bisa berubah. Inilah yang bisa mengubah pertanyaan siapa dirinya dan apa yang dia suka.

Dalam kasus UTBK-SBMPTN, sebenarnya ada dua kesempatan yang bisa anak dapatkan bila pernah gagal dalam ujian kali pertama. 

Vera mengatakan, anak-anak yang pernah gagal memiliki satu kelebihan dibandingkan mereka yang perdana mengikuti ujian.

Anak-anak ini umumnya sudah mengenali situasi dan merasakan momentum-momentum stres serta kegugupan menjelang hingga saat ujian.

"Kalau kita gambarkan otot-otot di badannya itu sudah pernah mengalami hal itu. Kalau anak-anak yang baru UTBK ini mungkin nervous-nya level 7 dia mungkin sudah 5 karena pernah mengalami sebelumnya," tutur Vera.

Di sini, mereka cenderung tinggal memerlukan bantuan baik itu dari orangtua ataupun keluarganya untuk mengembalikan optimisme dan motivasinya sekali lagi.

Anak-anak perlu diberi pemahaman alasan kegagalan pada ujian sebelumnya. Apakah faktor jurusan di PTN yang kurang realistis bagi dia, situasi tertentu yang membuatnya drop saat ujian.

Di sisi lain, ajari anak memiliki rencana lain bila hasilnya tetap tidak sesuai harapan. 

Vera mengatakan, walaupun UTBK penting, tetapi ini bukan satu-satunya jalan untuk anak bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

"Ini perlu ditanamkan pada anak-anak. Kalau misalnya tidak masuk, planning-nya apa," pungkas dia. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara/Fauzan

Tekan Penyebaran Omikron, Pengawasan dan Karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri Diperketat 

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 19 Januari 2022, 20:30 WIB
Berdasarkan evaluasi berkala yang dilakukan, durasi karantina saat ini yakni menjadi tujuh kali 24...
Ist

Semesta Akademi Terus Dorong Industri Kreatif di Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Januari 2022, 20:29 WIB
Laporan OPUS Ekonomi Kreatif 2020 bahwa subsektor ekonomi kreatif berkontribusi sebesar Rp1.211 triliun kepada Produk Domestik Bruto (PDB)...
DOK MI

90,37 Persen Warga Purwakarta Ikut BPJS Kesehatan

👤Reza Sunarya 🕔Rabu 19 Januari 2022, 20:21 WIB
KEPESERTAAN BPJS Kesehatan di Kabupaten Purwakarta Jawa Barat terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya