Minggu 26 Desember 2021, 16:15 WIB

Surat Rekomendasi Menko PMK Dorong Penetapan SNI di Perangkat Digital

Budi Ernanto | Humaniora
Surat Rekomendasi Menko PMK Dorong Penetapan SNI di Perangkat Digital

DOK IST
Selebrasi Digitalisasi Aksara Nusantara.

 

MENTERI Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi menerbitkan surat rekomendasi kepada Menkominfo untuk mendorong pemanfaatan hasil digitalisasi aksara Jawa, Bali, dan Sunda dengan memfasilitasi penerapannya dalam perangkat digital yang beredar di Indonesia. 

Muhadjird menilai tindak lanjut tersebut selaras dengan program pengembangan, pembinaan, dan pelindungan Bahasa Indonesia, bahasa dan aksara daerah serta sastra.

Didik Suhardi selaku Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga, Kementerian Koordinator PMK menyatakan bahwa digitalisasi aksara nusantara merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pelindungan bahasa, aksara, dan sastra daerah sebagaimana diatur dalam UU 24/2009 dan PP 57/2014.

Oleh karena itu, upaya tersebut perlu didukung oleh semua pihak. "Sebagaimana arahan Menko PMK, diharapkan Kemenkominfo dapat memfasilitasi penerapan SNI Aksara Nusantara ini dalam perangkat digital yang akan digunakan di Indonesia," ujar Didik dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu (26/12).

Mendengar hal tersebut, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) dan para pegiat Aksara Nusantara mengaku sangat antusias dan senang karena mendapat dukungan dari pemerintah.

Baca juga: Pendidikan Harus Hasilkan SDM Sesuai Kebutuhan Zaman

Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama, dan Pemasaran Pandi heru Nugroho yang juga Ketua Tim Konseptor Perancangan SNI Aksara Nusantara, mengungkapkan kegembiraannya atas rekomendasi surat tersebut.

"Saya mewakili PANDI dan teman-teman Pegiat Aksara Nusantara sangat bahagia dan haru mendengar hal tersebut. Ini menjadi momentum yang baik bagi digitalisasi Aksara Nusantara. Semoga kedepannya Aksara Nusantara bisa diimplementasikan kedalam perangkat digital, sehingga akses penggunaannya akan lebih mudah digunakan," kata Heru.

Sudarto HS, salah satu Pegiat Aksara Nusantara yang juga merupakan bagian dari team pengusung Digitisasi Aksara Jawa ke UNICODE pada 2007, juga menyambut gembira kabar tersebut.

"Semoga rekomendasi Menko PMK tersebut bisa segera ditindaklanjuti untuk diimplementasikan oleh industri. Misalnya pemberitahuan ke Microsoft, Bahasa dan Aksara yang di Windows diperbarui atau di standarkan sesuai dengan Aksara Nusantara SNI," kata dia.

"Sepertinya Microsoft selain untuk Jawa yang sudah aktif, juga bersedia memasukkan tabel bahasa lain seperti Bali, Sunda, Batak, dan Aksara Nusantara lain yang belum aktif pada komputer saya," kata Sudarto. (R-3)

Baca Juga

Dok. Sekretariat Wakil Presiden

Wapres Sesalkan Masih Banyak Pihak yang Identikkan Islam dengan Ekstremisme dan Kekerasan 

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 25 Januari 2022, 21:11 WIB
Indonesia telah diakui keberhasilannya dalam mengelola perbedaan di tengah kehidupan masyarakatnya yang memiliki beragam latar...
Ilustrasi

KPAI : Keluarga Menjadi Klaster Tertinggi Kekerasan Terhadap Anak di 2021 

👤Mohammad Farhan Zhuhri 🕔Selasa 25 Januari 2022, 21:00 WIB
“2021 dengan rincian kasus pemenuhan hak anak 2.971 kasus dan perlindungan khusus anak 2.982 kasus,” ujar...
Dok BBMC Indonesia

Bikers Brotherhood MC Gelar Vaksinasi Booster

👤Media Indonesia 🕔Selasa 25 Januari 2022, 20:30 WIB
Vaksinasi booster buat kalangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya