Senin 06 Desember 2021, 15:20 WIB

Kemendikbud: Pembelajaran Bahasa Isyarat Masih untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Faustinus Nua | Humaniora
Kemendikbud: Pembelajaran Bahasa Isyarat Masih untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Antara
Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Solo memberikan pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia kepada warga, sebelum pandemi.

 

KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) menegaskan bahwa pembelajaran bahasa isyarat hanya berlaku untuk jenjang pendidikan anak berkebutuhan khusus atau kaum difabel dan belum diperluas.

"Sejauh ini penggunaan bahasa isyarat untuk kebutuhan khusus. Di kementerian belum ada pembicaraan tentang hal ini," ujar Dirjen PAUD Dikdasmen, Jumeri kepada Media Indonesia, Senin (6/12).

Menurutnya, kementerian mendukung dan memberi kesempatan kepada kaum difabel untuk meningkatkan komptensi. Untuk itu penggunaan dan pengajaran bahasa isyarat menjadi penting bagi sekolah khusus tersebut.

Sementara untuk jenjang pendidikan lain tidak mengajarkan bahasa isyarat sebagai bagian dari materi pengajaran. Sebab, untuk menunjukan empati kepada kaum difabel tidak berarti harus diajarkan juga materi bahasa isyarat.

Penghargaan atau empati kepada kaum difabel bisa diimplementasikan dalam pendidikan karakter. Di situ nilai-nalai dan norma kebangsaan perlu diperkuat untuk menjadi bekal generasi bangsa.

"Kemendikbud mendukung dari sisi pemberian kesempatan belajar untuk mengantarkan kaum difabel mencapai kemandirian dan peningkatan kompetensi sebagai bekal hidupnya," tandasnya.(H-2)

 

Baca Juga

MI/RAMDANI

14,5% Pelaku Perjalanan Luar Negeri Masuk Jakarta Positif Omikron

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:49 WIB
Pelaku perjalanan luar negeri juga masuk dari berbagai pintu masuk Indonesia lainnya. Di antaranya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong...
MI/KRISTIADI

Malam ini, Mendag Jelaskan Isu Pembatasan Ekspor Sawit untuk Tekan Harga Minyak Goreng

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:25 WIB
"Saya akan mengadakan konferensi pers untuk minyak goreng, pada hari ini. Mungkin pukul 19.00 atau 20.00 WIB," kata Lutfi, Selasa...
ANTARA/Biro Pers Sekretariat Presiden

Soal Omikron, Presiden: Waspada Perlu tetapi Jangan Berlebihan

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:05 WIB
"Berhati-hati itu perlu. Waspada itu perlu tapi jangan sampai menimbulkan ketakutan. Jangan sampai menimbulkan kepanikan," ujar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya