Rabu 01 Desember 2021, 19:57 WIB

Cegah Tertular Varian Covid-19 Omicron, Terapkan Protokol Kesehatan dan Ikut Vaksinasi 

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Cegah Tertular Varian Covid-19 Omicron, Terapkan Protokol Kesehatan dan Ikut Vaksinasi 

Antara/Fauzan
WNA beralan di Terminal Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Pemerintah resmi menutup penerbangan dari sejumlah negara Afrika

 

JURU Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro mengatakan, berdasarkan penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (World Health WHO), belum dapat disimpulkan secara pasti apakah infeksi akibat varian covid-19 omicron menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan infeksi dari varian lain. 

Efektivitas vaksin pun menjadi penting dan efektif untuk mengurangi penyakit parah dan kematian, termasuk melawan varian dominan yang beredar. 

Yang pasti negara-negara di dunia harus terus menerapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang efektif untuk mengurangi penyebaran covid-19 dengan menggunakan analisis risiko dan pendekatan berbasis sains. 

Reisa menegaskan, pemerintah sendiri sudah melakukan berbagai upaya antisipasi termasuk pemberlakuan pembatasan perjalanan dari negara-negara yang terdeteksi varian omicron ini. 

"Oleh karena itu pemerintah melalui surat edaran Ketua Satgas Penanganan covid-19 Nomor 23 Tahun 2021 telah memutuskan untuk menambah masa karantina kedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri yang semula 3 hari saat ini menjadi 7 hari per 29 November 2021," kata Reisa dalam konferensi pers daring, Rabu (1/12). 

Baca juga : Kemenkes: Vaksinasi Booster bagi Publik Belum Diperlukan

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM juga telah mengeluarkan surat edaran yang membatasi sementara bagi orang asing yang pernah tinggal dan atau mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini dan Nigeria dalam kurun waktu 14 Hari sebelum masuk ke Indonesia. 

"Dalam upaya pencegahan varian baru ini tentunya pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, tidak berkerumun, dan membatasi mobilitas dengan karakter varian dan jangan lupa ada tambahan yang diperhatikan ventilasi dalam ruangan ketika kita berada dan kebersihan juga harus dijaga," ujar Reisa. 

Selain itu, jangan memaksakan untuk keluar rumah apabila merasa sakit pastikan tetap di rumah dan segera lakukan isolasi apabila ternyata hasilnya positif namun gejalanya ringan agar mempercepat penyembuhan. 

"Jadi apapun variannya pencegahannya tetap sama kita harus tetap disiplin proaktif dan ikut vaksinasi itu kuncinya," pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

Ist

Perempuan Indonesia Diajak Rayakan Kecantikan Alami

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 20:56 WIB
Banyak studi psikologi membuktikan, mencintai diri sendiri adalah kunci untuk kesehatan mental dan kesejahteraan, menjaga depresi, dan...
Dok. Pribadi

Mengenal Jade Princessa Nugroho, Ballerina Muda Indonesia yang Punya Segudang Prestasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 20:26 WIB
Jade yang mulai tertarik pada balet di usia 7 tahun, sudah aktif mengikuti sejumlah les balet sejak belia hingga akhirnya berkarir di...
ANTARA/GALIH PRADIPTA

Hari Kebangkitan Nasional Momentum Wujudkan Lingkungan Aman dari Kejahatan Seksual

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 20 Mei 2022, 19:25 WIB
Refleksi Harkitnas sebagai upaya bersama mewujudkan lingkungan yang aman serta perlindungan dari ancaman kejahatan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya