Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sekaligus pakar dari Aliansi Kebangsaan, Yudi Latif, mengatakan jangkar dari pada kemampuan memperluas akses dan mengembangkan kebebasan itu adalah pendidikan, jadi kata kunci pembangunan itu adalah pendidikan
"Pembangunan pada hakekatnya adalah meningkatkan kualitas hidup jadi bukan hanya bersifat infrastruktur, income atau GDP. Kapabilitas kemampuan manusia untuk memilih kesempatan mengembangkan diri itu basisnya adalah pendidikan," kata Yudi yang dikenal sebagai cendikiawan muda.
Pemaparan tersebut disampaikan Yudi dalam diskusi daring Penting dan Strategisnya Pendidikan dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Memajukan Kesejahteraan Masyarakat, dan Merekatkan Keindonesiaan dari Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Rabu (1/12).
"Jadi sebenarnya jangkar dari pembangunan adalah pendidikan. Tidak ada negara yang bisa maju kalau pembangunannya terbelakang," tambahnya.
Keberhasilan pendidikan tidak hanya dilihat dari input dan outcome tapi keberfungsian dalam meningkatkan kualitas hidup secara nyata dalam masyarakat. Peran Pancasila bila diterapkan dalam dunia pendidikan akan menjadi basis karakter.
Dalam dunia pendidikan ada tiga hal yang wajib diajarkan yakni kecerdasan mengetahui, kecerdasan membuat, dan kecerdasan berbuat dan semua itu sudah terangkum dalam Pancasila.
Pancasila memiliki nilai kecerdasan mengetahui dan kecerdasan berbuat. Sehingga bisa diserap oleh anak-anak sehinga bisa generasi muda memiliki sikap yang baik dan terpelajar.
"Namun pendidikan karakter di Indonesia tidak dibangun sejak akar sehingga memiliki akumulasi pekerjaan rumah (PR) ditingkat universitas. Yang seharusnya pendidikan karakter ditingkat perguruan tinggi sudah selesai," ujarnya.
Singkat kata menurut Yudi terdapat PR pendidikan Indonesia yakni tidak memiliki step-step pembelajaran Pancasila dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Sehingga butir-butir Pancasila hanya dihafal tapi tidak dilakoni dengan baik. (Iam/OL-09)
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Pemkot Tangerang Selatan merampungkan pembangunan ulang SDN Babakan 01 Setu. Sekolah kini memiliki 24 ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan lapangan baru tanpa sistem masuk siang.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
PERUBAHAN sosial dan teknologi yang melaju cepat telah mengubah wajah pendidikan.
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Pelajari 7 butir Sila Ketiga Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata untuk menjaga persatuan Indonesia di tahun 2026.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
Pelajari 7 butir Sila Pertama Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved