Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan alergi immunologi Dr dr Alvina Widhani menjelaskan bahwa autoimun pascacovid-19 bisa terjadi tergantung dari respons tubuh yang sangat menentukan manifestasi dari virus tersebut. Seseorang yang terpapar covid-19 bergejala sedang, kritis, atau tidak bergejala hal itu bukan hanya dipengaruhi oleh virus tetapi juga kekebalan tubuh yang merespons.
"Jika respons sesuai tidak terlalu rendah dan tidak berlebihan, covid-19 bisa sembuh dengan baik atau gejala ringan. Jadi tidak semua orang terpapar covid-19 bisa muncul autoimun. Semua tergantung dari genetik orang tersebut," kata Alvina dalam diskusi daring Autoimun Pascacovid-19, Kamis (18/11).
Ada juga faktor yang memengaruhi kekebalan tubuh seperti hormon. Karenanya, autoimun lebih banyak pada perempuan karena faktor hormonal menentukan respons ikut berperan serta. Autoimun merupakan suatu gangguan dari kekebalan tubuh. Jika secara normal, respons kekebalan tubuh hanya bereaksi melawan dari infeksi atau bakteri. Namun autoimun juga menyerang sel tubuh sendiri.
Seseorang yang memiliki penyakit autoimun memiliki gangguan dari respons imunnya sehingga tidak bisa membedakan antara bakteri, virus, atau sel tubuh yang seharusnya tidak boleh dihancurkan. Autoimun menganggap seolah-olah semua seperti benda asing.
"Akibatnya terjadi kerusakan pada berbagai sel tubuh atau organ tubuh. Penyakit autoimun bisa muncul kepada seseorang yang memiliki kerentanan dari faktor genetik. Jadi ada faktor genetik yang membuat imunnya tidak bisa berfungsi dengan baik," ujar Alvina.
Baca juga: Ini Cara Agar tidak Mudah Sakit Saat Musim Hujan di Tengah Pandemi
Alvina menyebut bahwa autoimun juga terkadang tidak langsung muncul sejak dini. Ada juga yang muncul pada usia 20-30 tahun atau bahkan lebih tua. Ini karena banyak faktor yang baru memicu walaupun sudah kelainan kekebalan tubuh sejak kecil tetapi tidak aktif. Autoimun baru muncul ketika ada pemicu seperti infeksi covid-19, hepatitis, dan bakteri. Selain itu, jenis autoimun sangat banyak, bisa lebih dari 100 jenis dengan sifat yang bervariasi seperti menyerang lokal atau organ tertentu saja atau bersifat sistemis berbagai organ tubuh atau menyerang organ saraf. (OL-14)
KETUA DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar mengambil langkah terukur dalam menyikapi tren peningkatan kasus Covid-19 di kawasan Asia, termasuk di Indonesia.
Sejulah atlet yang berkompetisi di Olimpiade Paris 2024 terjangkit Covid-19. Terbaru, perenang Inggris Adam Peaty dinyatakan positif setelah lima atlet polo air Australia.
Kadinkes Kota Depok Mary Liziawati mengatakan beberapa hari ini kasus covid-19 di Kota Depok terus mengalami lonjakan.
Direktur Pasca Sarjana Universitas Yarsi Prof Tjandra Yoga menilai seharusnya vaksin covid-19 harus tetap gratis.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi dua pasien covid-19 varian omikron dengan subvarian JN.1 dan XBB.2.3.10.1 meninggal dunia.
JUMLAH total kasus covid-19 di Jawa Barat, saat ini mencapai 427 kasus. Daerah dengan penjangkitan tertinggi ialah Kota Depok dengan 66 kasus, dan Kota Bandung sebanyak 63 kasus.
Penyakit autoimun adalah kondisi saat sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi, justru keliru menyerang sel dan jaringan sehat dalam tubuh.
DATA Kementerian Kesehatan mencatat estimasi lebih dari 2,5 juta penduduk Indonesia hidup dengan kondisi autoimun.
Penyakit autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri.
Kortikosteroid, yang termasuk dalam kategori obat steroid, merupakan pengobatan penting untuk berbagai penyakit inflamasi dan autoimun.
Risiko arhtitis teumatoid meningkat seiring bertambahnya usia, dan pada perempuan berusia di atas 55 tahun prevalensinya bisa mencapai 5%.
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan penyakit autoimun menjadi hal yang krusial, mengingat kasusnya terus bertambah di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved