Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIRI Amazon Jeff Bezos mengumumkan komitmennya senilai US$2 miliar atau sekitar Rp28,7 triliun untuk memerangi krisis iklim di Konferensi Perubahan Iklim PBB 2021 atau COP26 di Glasgow, Skotlandia.
"Saya dengan senang hati mengumumkan janji US$2 miliar yang dialokasikan langsung untuk memulihkan alam dan mengubah sistem pangan," kata Bezos dilansir New York Post, Kamis (4/11).
Komitmen US$2 miliar ini adalah bagian dari dana yang disiapkan program hibah miliknya yang disebut Bezos Earth Fund sebesar $10 miliar, untuk memerangi perubahan iklim dan meningkatkan alam dan memajukan perbaikan lingkungan pada 2030, miliarder itu menjelaskan.
"Komitmen kami mendukung tiga hal penting, yakni harus melestarikan apa yang dimiliki, memulihkan apa yang hilang, dan menumbuhkan apa yang kami butuhkan selaras dengan alam," lanjut Bezos.
Berinvestasi di sektor lingkungan melalui pendekatan tradisional dan inovatif dianggap sangat penting oleh Bezos untuk memerangi krisis iklim, meningkatkan keanekaragaman hayati dan menciptakan masa depan yang sejahtera.
Bezos juga merefleksikan perjalanan pertamanya ke luar angkasa pada Juli dengan roket yang dirancang oleh perusahaan kedirgantaraannya, Blue Origin.
"Saya diberitahu bahwa melihat Bumi dari luar angkasa mengubah lensa di mana Anda melihat dunia," kata Bezos dalam pidatonya.
"Tapi saya tidak siap untuk seberapa banyak itu akan benar. Melihat kembali ke Bumi dari atas sana, atmosfernya tampak sangat tipis, dunia sangat rapuh," tambahnya.
Janji US$ 2 miliar akan mengalokasikan US$ 1 miliar untuk upaya restorasi lanskap yang dimulai di Afrika, yang akan mencakup penanaman pohon di lanskap yang terdegradasi, mengintegrasikan pohon ke lahan pertanian dan lainnya, kata siaran pers Amazon
"Kami akan membantu mengubah sistem pangan dan pertanian untuk mendukung kehidupan tanpa merusak planet ini," bunyi rilis tersebut. (Fox Business/Ins/OL-09)
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Peneliti menemukan penurunan kadar garam di Samudra Hindia bagian selatan. Fenomena ini mengancam sistem sirkulasi laut global dan iklim dunia.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Studi cincin pohon pinus di Spanyol mengungkap anomali cuaca paling ekstrem sejak 1500-an. Ketidakstabilan curah hujan kini mencapai titik kritis.
Kabar duka datang dari bintang Dawson's Creek, James Van Der Beek. Pasca kepergiannya, dukungan mengalir deras lewat GoFundMe untuk membantu masa depan 6 anaknya.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Penyaluran donasi ini melalui BAZNAS sehingga diyakini bakal sampai ke tangan yang tepat dan membutuhkan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil menghimpun donasi masyarakat sebesar Rp3,1 miliar dalam rangkaian perayaan malam tahun baru 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memfasilitasi penggalangan dana kemanusiaan pada malam pergantian tahun 2026. Donasi tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved