Senin 01 November 2021, 15:28 WIB

Pengendalian Covid-19 Harus Terukur dan Transparan agar Mudah Dipahami

Mediaindonesia.com | Humaniora
Pengendalian Covid-19 Harus Terukur dan Transparan agar Mudah Dipahami

Antara/Abriawan Abhe.
Pengendara melintas di depan mural bertema Covid-19 di kawasan Jalan Nusantara, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (1/11/2021).

 

MEKANISME pengendalian covid-19 harus terukur dan transparan. Hal ini perlu dilakukan agar bisa dilaksanakan dengan baik dan konsisten oleh segenap lapisan masyarakat.

"Untuk mendukung pelaksanaan pengendalian covid-19 sejumlah teknis di lapangan seperti upaya testing dan tracing juga harus diatur agar bisa dilaksanakan dengan baik oleh para pemangku kepentingan dan masyarakat," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/11).

Dalam jumpa pers secara virtual, Senin (1/11), Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan kembali mengubah syarat perjalanan udara atau syarat naik pesawat di Jawa dan Bali. Kini, tes PCR tidak lagi menjadi syarat terbang, cukup menggunakan tes antigen.

Sebelumnya, pemerintah merespons keberatan kalangan masyarakat terhadap persyaratan tes PCR untuk perjalanan dengan pesawat terbang dengan berbagai aturan. Salah satunya memperpanjang masa berlaku tes PCR lewat Inmendagri Nomor 55 Tahun 2021 yang membolehkan pelaku perjalanan membawa hasil tes PCR yang sampelnya diambil 3x24 jam sebelum perjalanan menggunakan pesawat terbang. 

Peraturan tersebut merevisi Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 yang mengatur masa berlaku tes PCR hanya 2x24 jam. Kementerian Kesehatan juga menerbitkan Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan No. HK.02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR pada 27 Oktober 2021 yang mengatur biaya pemeriksaan RT-PCR di Pulau Jawa-Bali sebesar Rp275.000 dan di luar Pulau Jawa-Bali sebesar Rp300.000.

Lestari mengapresiasi sejumlah upaya pemerintah dalam merespon berbagai keberatan masyarakat melaksanakan sejumlah kebijakan dalam rangka pengendalian covid-19. Secara umum, Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat para pemangku kepentingan seharusnya memberikan penjelasan secara transparan terkait kebijakan yang diberlakukan. Penjelasan yang terukur dan mudah dipahami, ujar Rerie, sangat diperlukan agar kebijakan pengaturan perjalanan terkait pengendalian covid-19 bisa dipahami oleh masyarakat.

Baca juga: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem hingga Peningkatan Curah Hujan

Mencapai keseimbangan antara terkendalinya penyebaran covid-19 dan peningkatan kinerja perekonomian nasional, kata anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, membutuhkan kebijakan yang terukur dan transparan. Ini karena kebijakan tersebut, tegasnya, membutuhkan dukungan semua pihak agar bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Masyarakat dipermudah dalam melaksanakan testing setiap melakukan perjalanan, jelas Rerie, di sisi lain para pemangku kepentingan mudah mendapat data yang akurat sebagai dasar pengendalian covid-19. (OL-14)

Baca Juga

Kemenag

Hari Kenaikan Isa Almasih, Menteri Agama Ajak Pererat Kerukunan Umat

👤 Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:45 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, peringatan ini jadi momentum untuk mempererat kerukunan umat beragama di...
ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Presiden: Aktivitas Seni dan Budaya Harus Kembali Bangkit

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:39 WIB
“Sudah dua tahun ini kegiatan seni vakum. Saya harapkan setelah pandemi bisa kita kendalikan, aktivitas itu bisa dimulai...
Antara/Wahyu

GPDRR Ke-7 Ambil Pelajaran dari Pandemi Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:35 WIB
PELAKSANAAN Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ketujuh di Nusa Dua, Bali, telah berlangsung sejak 23 Mei 2022...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya