Rabu 27 Oktober 2021, 06:45 WIB

Ini Penyebab Kedutan Mata

Febby Saraswati | Humaniora
Ini Penyebab Kedutan Mata

freepik.com
Mata

 

KEDUTAN mata adalah hal yang sering terjadi oleh setiap manusia. Namun, kedutan mata tidak dapat kita hindari, terkadang sebelah kiri atau kanan, atas atau bawah kedutan itu terjadi begitu saja. 

Kedutan mata juga mempunyai mitos-mitos yang mempunyai berbagai arti. Salah satunya kedutan mata kiri atas dalam masyarakat Jawa dipercaya jadi pertanda keberuntungan. Misalnya mendapat rezeki.
Namun bagaimana dengan sisi medis?

Baca juga: BKKBN: Angka Kematian Ibu dan Bayi Terkait Tingginya Angka Stunting

Dalam istilah medis, kedutan mata disebut dengan myokymia. Kedutan mata merupakan kejang otot kelopak mata yang berulang dan tidak disengaja.

Penyebab kedutan mata menurut medis adalah 

  • Mengalami kelelahan yang membuat mata lelah seharian penuh.
  • Terlalu banyak konsumsi kafein.
  • Penggunaan gadget yang berlebihan.
  • Faktor rokok dan alkohol.
  • Efek samping obat tertentu.
  • Kondisi medis seperti kejang hemifasial, dystonia, ataupun bell's palsy, sindrom melge, parkinson. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 264 Kasus. Angka Jakarta Tertinggi

👤Ant 🕔Minggu 28 November 2021, 23:35 WIB
DKI 51 kasus, lalu di Jateng 33 kasus, Jatim 32 kasus, Riau 26 kasus, serta Jabar 25...
MI/Susanto

Transmisi Televisi Analog Ke Digital Utamakan Kesetaraan

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 28 November 2021, 23:30 WIB
SIARAN televisi analog telah mengudara selama 60 tahun di Indonesia. Namun dalam waktu satu tahun, televisi analog hanya akan menjadi...
MI/Andri Widiyanto

Tak Boleh Arogan, Ormas Harus Taat Hukum

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 28 November 2021, 22:05 WIB
ORGANISASI kemasyarakatan (Ormas) mesti menjadi suri tauladan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara dengan selalu mengamalkan nilai-nilai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya