Selasa 26 Oktober 2021, 17:00 WIB

Indonesia Terima 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Atalya Puspa | Humaniora
Indonesia Terima 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac

ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA
Vaksin Sinovac untuk warga pesisir dalam program serbuan vaksin di Desa Juwata Laut, Tarakan Utara, Kalimantan Utara, Jumat (17/9/2021).

 

INDONESIA kembali menerima kedatangan vaksin tahap ke-100 berupa 1 juta dosis vaksin jadi Sinovac yang merupakan hibah dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong mengungkapkan, kedatangan vaksin tahap ke-100 ini menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah menjaga ketersediaan vaksin covid-19 dalam rangka melindungi rakyat Indonesia.

Ia juga menyatakan ucapan terima kasih atas hibah vaksin dari Pemerintah RRT yang tiba hari ini. “Indonesia saat ini adalah salah satu negara dengan capaian vaksinasi tertinggi di dunia, berkat dukungan banyak pihak, termasuk bantuan vaksin dari sejumlah negara,” ungkap Usman, Selasa (26/10).

Baca juga: Kampus Diminta Ambil Peran dalam Pengembangan Agrowisata

Namun, menurutnya, masih dibutuhkan upaya keras dan peran serta masyarakat guna mencapai target 208 juta rakyat yang tervaksinasi, sehingga herd immunity atau kekebalan komunal dapat terbangun.

“Bersamaan dengan itu, disiplin protokol kesehatan perlu tetap dijaga dan ditingkatkan agar tingkat penularan covid-19 tidak kembali melonjak. Jangan sampai terlena dengan adanya penurunan kasus belakangan ini dan dengan banyaknya penduduk yang sudah divaksin,” tuturnya.

Usman menekankan, covid-19 masih berada di sekitar kita. Bila tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan turun, dapat mengundang kembali terjadinya lonjakan kasus. Hal ini juga ditegaskan oleh Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan covid-19, Sonny Harmadi. Ia menyebutkan perlunya kita mencermati penurunan tingkat kepatuhan masyarakat di sejumlah daerah, sesuai data monitoring perubahan perilaku Satgas Covid-19.

“Jangan sampai penurunan ini menjadi celah munculnya gelombang ketiga dan masuknya varian baru,” ujar Sonny.

Pemerintah, kata Sonny, terus berupaya melakukan yang terbaik. Demikian pula partisipasi masyarakat dalam mendukung program penanganan covid-19 juga menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian pandemi.

“Tidak ada intervensi tunggal yang dapat mengatasi covid-19. Penerapan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan dengan sabun), peningkatan kapasitas 3T (testing, tracing, treatment), dan percepatan vaksinasi masih menjadi kombinasi intervensi terbaik yang bisa dilakukan bersama,” beber Sonny. (H-3)

Baca Juga

Dok. Pribadi

UNESCO dan Balai Konservasi Borobudur Luncurkan Buku Pemetaan Potensi Kawasan Borobudur  

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 01 Desember 2021, 21:31 WIB
Buku Pemetaan Potensi Kawasan Borobudur menjadi sangat penting, karena adanya keberadaan Candi Borobudur yang tercatat dalam daftar Warisan...
MI.Rudi Kurniawansyah

Penanganan Karhutla RI DIapresiasi, Pakar : Jangan Cepat Berpuas Diri 

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 01 Desember 2021, 20:51 WIB
"Ke depan saya berharap, apa yang sudah dicapai saat ini hendaknya tetap dipertahankan dan bukan tidak mungkin bisa ditingkatkan lagi...
MI/Reza Sunarya

Media Indonesia-Pemkab Purwakarta Akan Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Siswa SMA

👤Reza Sunarya 🕔Rabu 01 Desember 2021, 20:43 WIB
HARIAN Media Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat akan menyelenggarakan kegiatan pelatihan jurnalistik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya