Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.Â
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.Â
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 430 guru SMK berstandar industri dibekali kompetensi link and
super match yang lebih komprehensif, yakni 8+i. Tujuannya agar lulusan SMK memiliki daya saing, sekaligus mengurangi angka pengangguran.
Setelah menerima materi pandidikan dan pelatihan di pusat keunggulan, para guru itu akan magang di 12 mitra industri. Mereka menjalani uji kompetensi di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE), Kota Malang, Jawa Timur.
"Pendidikan vokasi menjadi tantangan dan tanggung jawab yang besar bagi
kita bersama," tegas Pelaksana tugas Kepala BBPPMPV BOE Henri Togar
Hasiholan Tambunan di Malang, Senin (11/10).
Henri menjelaskan kompetensi guru harus ditingkatkan agar mereka mampu
memadukan hard skill, soft skill dan karakter yang kuat. "Guru yang
berkompeten akan menghasilkan pewirausaha, bukan tukang," katanya.
Sejauh ini, lanjutnya, kebijakan pendidikan vokasi sudah jelas, yakni
link and match. Kurikulumnya melibatkan kalangan industri, sehingga
siswa belajar persis praktik kerja di industri. Karena itu magang terus
diperkuat agar lulusannya berkompeten.
"Kami berkeyakinan, siswa setelah lulus langsung bekerja karena industri terlibat sejak pembuatan kurikulum," ujarnya.
Henri yang juga menjabat Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi
menjelaskan program upskilling dan reskilling Berstandar Industri
berfokus pada peningkatan kompetensi hard skill dan soft skill guru
kejuruan.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV BOE Malang Abdul Rochim
menambahkan program link and super match 8+i untuk mengurangi
pengangguran. Program itu menyelaraskan kurikulum dengan dunia usaha dan dunia industri, pembelajaran berbasis proyek, serta memperkuat magang industri.
Selain itu, program tersebut juga menerapkan industri mengajar, teaching factory, riset dan sertifikasi kompetensi dari industri. Termasuk penyerapan lulusan SMK dan kerja sama lainnya. (N-2)
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Serentak Politeknik.
Kemendikdasmen melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.
Kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, salah satunya memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta.
Kegiatan edukasi investasi di SMK Metland  menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved