Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Tri Rismaharini mengunjungi beberapa keluarga ahli waris pahlawan Indonesia. Kunjungan ini dilakukan guna meminta persetujuan dari keluarga terkait ikon wajah pahlawan di Uang Rupiah.
Kunjungan pertama Risma ke kediaman Meutia Hatta, anak dari pahlawan proklamator kemerdekaan Indonesia, di kawasan menteng DKI Jakarta.
"Kami minta persetujuan karena akan ada uang cetakan baru yang dipraakarsai oleh Bank Indonesia. Saya diminta untuk meminta persetujuan dari keluarga. Karena itu, saya hadir di sini untuk memohon persetujuan perkemaannya untuk dijadikan logo di mata uang kita," tutur Risma usai melakukan pertemuan dengan Meutia Hatta, Jakarta, Jumat (8/10) .
Baca juga: ITAGI Belum Kaji Vaksin untuk Anak Usia 3-12 Tahun
Risma menjelaskan, penggunaan ikon Dr. Drs. H. Mohammad Hatta sebagai bagian penghargaan atas jasa besarnya pada Indonesia yang tak terpisahkan dari Soekarno. Meski demikian, ia menekankan ikon tersebut bukan sekadar simbol semata.
"Jadi, simbol itu bukan hanya simbol mata uang. Bukan hanya penghargaan, tapi, keteladanan, terutama untuk anak-anak kita," jelasnya.
Di sisi lain, kunjungannya ini juga sebagai bagian menjaga tali silahturahmi antara pemerintah dengan para keluarga pejuang kemerdekaan.
"Yang ketiga, bagaiaman kemudian ada tali silahturahmi. Makanya saya sampaikan saya mau hadir sendiri gitu. Nah, alhamdulilah hari ini bisa hadir disini. Jadi, artinya memang harus ada terus silahturahmi antara para pejuang pejuang dulu dengan pemerintahan saat ini," kata Risma.
Pada kesempatan yang sama, putri Bung Hatta, Meutia Hatta Swasono mengapresiasi perhatian pemerintah tersebut.
"Siapa Bung Karno, siapa Bung Hatta, karena mereka proklamator dan juga dwi tunggal. Memimpin negara ini, mempertahakankan kemerdekaan setelah diproklamirkan. Jadi, ini sangat kami senang sekali. Dan mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Indonesia," kata Meutia.
Seperti diketahui, total terdapat delapan ahli waris Pahlawan Nasional yang dimintai persetujuan untuk pencetakan Uang Rupiah. Antara lain adalah mendiang Soekarno, Mohammad Hatta, Raden Djuanda Kartawidjaya, Cut Meutia, Mohammad Husni Thamrin, KH Idham Chalid, Frans Kaisepo, dan GSSJ Ratulangi. (H-3)
Gelar Pahlawan Nasional yang diterima kedua tokoh tersebut merupakan kebanggaan sekaligus pengingat bagi generasi muda untuk terus meneladani perjuangan mereka.
Bahlil Lahadalia menilai Soeharto layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia berharap pihak yang menolak dapat menerima keputusan pemberian gelar tersebut.
Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 menetapkan dan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional Bidang Perjuangan Bersenjata kepada Tuan Rondahaim Saragih pada 10 November 2025.
Paguyuban Persaudaraan Trisakti 12 Mei 1998 menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait keputusan pemerintah yang memberikan Gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh.
Pada Hari Pahlawan, 10 November 2025, Pemerintah Republik Indonesia kembali menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada dua tokoh penting dari kalangan NU
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar syukuran atas anugerah gelar pahlawan nasional kepada K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marsinah.
Bank Indonesia (BI) secara resmi mengonfirmasi pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung.
Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Wamenkeu Thomas Djiwandono akan mengundurkan diri dari jabatan politisnya di Partai Gerindra sebelum dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank BI.
Sikap menahan suku bunga acuan (BI Rate) dinilai paling rasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan nama Thomas Djiwandono menjadi salah satu yang disebut mengisi posisi deputi gubernur BI
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan mendukung wacana Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Thomas keponakan Prabowo Subianto
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dipicu oleh spekulasi pasar mengenai potensi terganggunya independensi Bank Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved