Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Tri Rismaharini mengunjungi beberapa keluarga ahli waris pahlawan Indonesia. Kunjungan ini dilakukan guna meminta persetujuan dari keluarga terkait ikon wajah pahlawan di Uang Rupiah.
Kunjungan pertama Risma ke kediaman Meutia Hatta, anak dari pahlawan proklamator kemerdekaan Indonesia, di kawasan menteng DKI Jakarta.
"Kami minta persetujuan karena akan ada uang cetakan baru yang dipraakarsai oleh Bank Indonesia. Saya diminta untuk meminta persetujuan dari keluarga. Karena itu, saya hadir di sini untuk memohon persetujuan perkemaannya untuk dijadikan logo di mata uang kita," tutur Risma usai melakukan pertemuan dengan Meutia Hatta, Jakarta, Jumat (8/10) .
Baca juga: ITAGI Belum Kaji Vaksin untuk Anak Usia 3-12 Tahun
Risma menjelaskan, penggunaan ikon Dr. Drs. H. Mohammad Hatta sebagai bagian penghargaan atas jasa besarnya pada Indonesia yang tak terpisahkan dari Soekarno. Meski demikian, ia menekankan ikon tersebut bukan sekadar simbol semata.
"Jadi, simbol itu bukan hanya simbol mata uang. Bukan hanya penghargaan, tapi, keteladanan, terutama untuk anak-anak kita," jelasnya.
Di sisi lain, kunjungannya ini juga sebagai bagian menjaga tali silahturahmi antara pemerintah dengan para keluarga pejuang kemerdekaan.
"Yang ketiga, bagaiaman kemudian ada tali silahturahmi. Makanya saya sampaikan saya mau hadir sendiri gitu. Nah, alhamdulilah hari ini bisa hadir disini. Jadi, artinya memang harus ada terus silahturahmi antara para pejuang pejuang dulu dengan pemerintahan saat ini," kata Risma.
Pada kesempatan yang sama, putri Bung Hatta, Meutia Hatta Swasono mengapresiasi perhatian pemerintah tersebut.
"Siapa Bung Karno, siapa Bung Hatta, karena mereka proklamator dan juga dwi tunggal. Memimpin negara ini, mempertahakankan kemerdekaan setelah diproklamirkan. Jadi, ini sangat kami senang sekali. Dan mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Indonesia," kata Meutia.
Seperti diketahui, total terdapat delapan ahli waris Pahlawan Nasional yang dimintai persetujuan untuk pencetakan Uang Rupiah. Antara lain adalah mendiang Soekarno, Mohammad Hatta, Raden Djuanda Kartawidjaya, Cut Meutia, Mohammad Husni Thamrin, KH Idham Chalid, Frans Kaisepo, dan GSSJ Ratulangi. (H-3)
PEMERINTAH Kota Semarang terus mendorong pengukuhan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional.
Gelar Pahlawan Nasional yang diterima kedua tokoh tersebut merupakan kebanggaan sekaligus pengingat bagi generasi muda untuk terus meneladani perjuangan mereka.
Bahlil Lahadalia menilai Soeharto layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia berharap pihak yang menolak dapat menerima keputusan pemberian gelar tersebut.
Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 menetapkan dan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional Bidang Perjuangan Bersenjata kepada Tuan Rondahaim Saragih pada 10 November 2025.
Paguyuban Persaudaraan Trisakti 12 Mei 1998 menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait keputusan pemerintah yang memberikan Gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh.
Pada Hari Pahlawan, 10 November 2025, Pemerintah Republik Indonesia kembali menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada dua tokoh penting dari kalangan NU
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
BI ingin menjamin masyarakat agar saat menjalani ibadah keagamaan tersebut harga-harga pangan terjangkau dan tersedia.
Kasus tersebut telah dimonitor oleh Polsek Setu bersama Polres Metro Bekasi untuk menindaklanjuti informasi temuan potongan kertas.
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved