Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
UGM termasuk instansi yang menyadari pentingnya keberadaan sumber daya genetik bagi masa depan. Sejak pendirian Fakultas Pertanian, ‘Kampus Biru’ telah memiliki bank genetik berupa rumah berpendingin untuk menyimpan aksesi, rumah kawat, hingga rumah penanganan benih.
Pada 1978, UGM mendirikan Kebun Percobaan, Penelitian, dan Pengembangan Pertanian (KP4) di lahan seluas 35 hektare di Desa Kalitirto, Sleman, yang dilengkapi bank genetik. Pada 2015, KP4 direvitalisasi menjadi Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) sebagai pusat inovasi agroteknologi berbasis pertanian terpadu, inovasi teknologi ramah lingkungan, dan optimalisasi sumber daya energi.
PIAT telah menghasilkan produk-produk pertanian inovatif hingga dapat mengelola kebun Mangunan Girirejo seluas 151 hektare. Pada 2018 bank genetik UGM juga bekerja sama dengan Ewindo untuk memperbesar kapasitas dan memperluas cakupan komoditas, termasuk sayuran tropika.
Dampaknya, aksesi di PIAT UGM pun meningkat dari 900 pada Maret 2019 menjadi 2.638 aksesi pada Maret 2021, utamanya cabai rawit, kacang panjang, padi, dan terong, serta komoditas tambahan seperti kacang hijau dan kecipir. Khusus tanaman pangan padi, awalnya hanya ditampung 34 aksesi yang dihibahkan Fakultas Pertanian meningkat pesat menjadi 351 aksesi pada Juli 2021.
Jumlah aksesi yang meningkat tidak lepas dari peran para peneliti UGM dalam menjalankan kegiatan tridarma perguruan tinggi. Hal itu dimulai dari pengumpulan koleksi sendiri melalui eksplorasi mandiri dan pelibatan mahasiswa dalam program KKN di daerah-daerah terpencil.
Penyelamatan sumber daya genetik melalui bank genetik memiliki nilai yang bermanfaat bagi kehidupan terutama untuk kegiatan pertanian dan pangan. Karena itu, dapat dikatakan sumber daya genetik tanaman merupakan dasar kedaulatan pangan dan energi dunia.
Mulai tingkat petani sampai ke masyarakat, kontribusi bank genetik yang dinaungi PIAT menjadi langkah awal yang tepat untuk mendukung produksi pangan berkelanjutan hingga mencapai kedaulatan pangan nasional. Peran PIAT banyak dirasakan di sektor hulu dan hilir, dari kegiatan penyediaan benih dan pupuk organik hingga dukungan pascapanen.
Kebun I PIAT merupakan perpaduan lahan tanaman tahunan, lahan pertanian dan hijauan pakan ternak, kandang ternak, embung penampungan air, dan rumah pengelolaan limbah untuk pengembangan pupuk organik.
Melalui kerja sama dengan Kelompok Wanita Tani dan Sobat PIAT, PIAT menghasilkan pangan beku olahan singkong keju, bermerek Singkongku, yang sangat digemari masyarakat Yogyakarta. PIAT juga menghasilkan minuman seduh instan perpaduan jahe dan serai bernama Ginger Grass. Ke depan, PIAT akan bermitra dengan salah satu badan usaha milik negara (BUMN) yang mendampingi para badan usaha milik daerah (BUMD) untuk memasarkan produk-produk mereka.
Kiprah PIAT juga menjangkau kancah internasional. Bank genetik PIAT telah mendapat kesempatan menjadi narasumber dalam salah satu konferensi yang dinaungi International Treaty on Plant Genetic Resource for Food and Agriculture (ITPGRFA).
PIAT juga mengenalkan budi daya padi dan sayuran kepada masyarakat Afrika, khususnya Namibia. UGM akan mendirikan Indo Africa Center sebagai jembatan peningkatan kerja sama antara universitas di Indonesia dan di Afrika. (*/Hym)
BIODATA PENULIS
Dr Ir Taryono MSc
Bidang keahlian
Pemuliaan tanaman/bioteknologi tanaman
Jabatan
Pendidikan
S-3, Laboratorium Botani Terapan, Institut Biologi, Humboldt University zu Berlin, Jerman
S-2, Program Biologi Molekuler Tropika, Institut Biologi Molekuler, Vrije Universiteit Brussel, Belgia
S-1, Fakultas Pertanian UGM
Pengalaman kerja
Ketua Jurusan Budi Daya Pertanian Fakultas Pertanian UGM
Koordinator Pusat Kajian Perkebunan (Puskabun) Faperta-UGM
Ketua Jurusan Budi Daya Pertanian Fakultas Pertanian UGM
Ketua Program Studi Pascasarjana Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian UGM
Fokus penelitian
Perakitan klon teh unggul mutu tinggi tahan kering (2012-sekarang)
Pengembangan sistem budi daya padi intensif berkelanjutan (2017-sekarang)
Pengembangan kecipir sebagai sayuran lokal kaya nutrisi (2017-sekarang)
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
SOSIOLOG UGM Andreas Budi Widyanta, atau kerap disapa AB, menyoroti keputusan ulah pati (bunuh diri) pada anak SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang terjadi pada 29 Januari 2026 lalu.
SEKRETARIS Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM Sigit Priyanto, Rabu menegaskan, tahun 2026 ini, UGM akan menerima 10.000 mahasiswa baru baik jenang Sarjana (S1), Sarjana Terapan (D-4).
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Tantangan bagi Indonesia ke depan adalah membangun kapasitas agar tetap memiliki kedaulatan politik dan ekonomi di tengah Asia Timur yang semakin terpolarisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved