Rabu 06 Oktober 2021, 12:03 WIB

Ternak Kutu Air Bisa Raup Ratusan Ribu Rupiah Per Hari Lho

Ajeng Ayu Winarsih | Humaniora
Ternak Kutu Air Bisa Raup Ratusan Ribu Rupiah Per Hari Lho

ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Peternak mengemas kutu air yang akan dipasarkan di Daplokan, Margomulyo, Seyegan, Sleman, D.I Yogyakarta.

 

HOBI memelihara ikan hias masih menjadi tren dan digemari di Indonesia. Karena adanya lonjakan peminat maka terjadi juga lonjakan kebutuhan pakan ikan hias, salah satunya yakni adalah kutu air.

Kutu air dinilai lebih aman dikonsumsi ikan hias dibanding pakan pabrikan, karena masih fresh (pakan hidup) dan juga lebih menyehatkan karena tidak menggunakan bahan bahan campiran lain. 

Baca juga: Ini Manfaat Daun Salam Jika Direbus dan Diminum Tiap Hari

Kutu air sangat mudah kita jumpai dan juga mudah untuk bisa kita ternak untuk menjadi ladang bisnis, Berikut cara dan tips yang dapat Anda lakukan untuk memulai ternak kutu air :

1. Mencari Bibit untuk Budidaya Kutu Air

Sebelum mengetahui cara ternak kutu air, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari bibit kutu air.

Dengan majunya teknologi, kamu bisa mencari bibit kutu air di e-acommerce.

Alternatif lainnya, kamu juga bisa juga mencari atau membuat bibit kutu air sendiri.

Biasanya bibit kutu air dapat kamu jumpai di selokan atau genangan air.

Jika ingin membuatnya, kamu perlu menyiapkan sayuran busuk, air susu atau teh, dan ampas kedelai.

2. Siapkan Wadah Ternak Kutu Air

Untuk wadah budidaya kutu air, siapkanlah bak yang terbuat dari beton cor.

Jika tidak ada, kamu bisa menggunakan kulkas berukuran kecil yang sudah tidak terpakai atau kolam yang terbuat dari fiber.

Sebelum diisi air, taburilah wadah tersebut menggunakan kapur untuk menetralkan tingkat keasaman.

Selain itu, dalam memelihara kutu air, kamu tidak memerlukan banyak air karena kutu air tidak membutuhkan kolam yang dalam untuk hidup.

3. Membuat Bibit Budidaya Kutu Air

Jika memilih cara ternak kutu air dengan membuat bibit sendiri,  kamu membutuhkan beberapa bahan, semisal kotoran ayam, sayuran busuk, dan air got.

Cara membuat bibit kutu air menggunakan sayuran kol busuk:

  • Cucilah kol yang telah busuk.
  • Masukkan kol ke dalam wadah yang sudah diisi air.
  • Diamkan selama 1 minggu.
  • Seiring waktu, kotoran dari sayur kol tersebut turun ke dasar kolam.
  • Saat kotoran turun ke dasar air, muncullah bibit kutu yang akan menjadi pakan ikan hias.
  • Hindarilah wadah tersebut dari sinar matahari secara langsung.

4. Perhatikan Air

Cara ternak kutu air yang baik dan benar selanjutnya adalah memperhatikan air yang digunakan.

Air yang baik untuk budidaya kutu air adalah air tua.

Untuk mendapatkannya, tuangkanlah air ke dalam wadah yang kamu siapkan. Seiring waktu, kotoran yang ada pada permukaan air akan turun ke dasar wadah.

Jika warna air sudah menjadi cokelat kehijauan, berarti plankton dan tumbuhan renik tumbuh dalam wadah kutu air tersebut.

Saat itu terjadi, segera ganti air dalam wadah dengan air bersih.

Jika wadah sudah bersih, selanjutnya perhatikanlah makanan kutu air.

5. Pemberian Pupuk Kandang

Pakan kutu air yang paling baik adalah pupuk kandang. Untuk memberikan pakan kutu air dalam wadah seluas 1 m², masukkanlah sekira 2 kg pupuk kandang ke dalam wadah.

Makanan kutu air diperkirakan akan habis dimakan kutu air selama 3 sampai 5 hari.

Selain pupuk kandang, sebenarnya ada beberapa jenis bahan yang bisa kamu gunakan sebagai pakan kutu air.

Beberapa makanan kutu air tersebut di antaranya adalah tepung terigu, tepung tapioka, dedak, ragi, limbah cair tahu, dan eceng gondok.

6. Memanen Hasil Budidaya Kutu Air

Setelah memberi makanan kutu air secara benar, kamu bisa memanen kutu air dalam waktu tujuh sampai sebelas hari.

Ketika waktunya tiba, ambillah kutu air menggunakan jaring halus.
Setelah itu, cucilah terlebih dulu kutu air dengan air bersih.

Kemudian, barulah kutu air dapat diberikan sebagai pakan ikan hias ikan cupang atau ikan guppy.

Melihat mudahnya budidaya kutu air, tentu hal ini dapat menjadi peluang bisnis rumahan dengan modal rendah. (OL-1)

Baca Juga

Ist

Kemenag: Pengadilan Agama Tidak Sahkan Pernikahan Beda Agama

👤Widhoroso 🕔Kamis 29 September 2022, 21:21 WIB
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menegaskan pengadilan agama tidak mengesahkan pernikahan beda...
Antara

Update 29 September 2022: 20 Ribu Orang Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

👤MGN 🕔Kamis 29 September 2022, 21:15 WIB
Total 171.161.526 orang telah menerima vaksin lengkap per Kamis...
Ist

Tingkatkan Kesehatan Mental dan Waspadai Dampak Buruk Hipertensi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 21:03 WIB
Menurut dr.Indra, garam sebenarnya penting bagi tubuh. Namun, apabila dikonsumsi secara berlebihan maka bisa menyebabkan penyakit...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya