Senin 27 September 2021, 21:29 WIB

Muncul Covid-19 Varian Mu, Begini Cara Mengatasinya agar tidak Tertular 

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Muncul Covid-19 Varian Mu, Begini Cara Mengatasinya agar tidak Tertular 

AFP
Morfologi Virus Kkorona

 

MUNCULNYA virus Korona varian Mu atau B.1.621 harus diantisipasi agar tidak meluas. Pemerintah telah meminta masyarakat agar selalu patuh dan disiplin pada protokol kesehatan meski kasus covid-19 terus menurun setiap harinya. 

Selain itu, pemerintah juga mengimbau agar masyarakat segera melakukan vaksinasi untuk memperkuat antibodi tubuh dan tidak boleh lengah di masa PPKM bertingkat. 

Varian Mu dikhawatirkan karena menurut riset awal World Health Organization (WHO), varian ini diduga kebal terhadap vaksin. Oleh sebab itu, WHO mengkategorikan varian ini sebagai varian yang diwaspadai atau variant of Interest (VoI) sehingga menjadi perhatian khusus. 

Bagaimana cara mengatasi varian Mu ini? 

Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia Dicky Budiman menyebut ada sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk mencegah covid-19 varian Mu. 

"Disiplin protokol kesehatan, vaksinasi serta penerapan tracing, testing, dan treatment (3T) tetap menjadi solusi efektif untuk mencegah penularan covid-19 varian baru ini," sebutnya dalam keterangan Senin (27/9). 

Tak hanya itu, protokol kesehatan yang diterapkan benar-benar harus 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi. 

“Sebetulnya reaksi, respons, atau strateginya tetap sama, yaitu 3T, 5M, dan vaksinasi,” sebut Dicky. 

Baca juga : Pemerintah Siapkan Skema Vaksin Booster Berbayar

Varian Mu yang dikategorikan sebagai varian yang diwaspadai oleh WHO, menurut Dicky, karena varian Mu lebih cepat menular. Pasalnya, dalam kurun waktu 9 bulan sejak ditemukan pertama kali pada Januari 2021 di Kolombia, sudah terdeteksi di 43 negara. 

Kendati demikian, sampai saat ini penyebaran varian Mu di antara kasus covid-19 di dunia masih berada di bawah angka 0,1%. 

Terkait varian Mu yang diduga kebal terhadap vaksin, Dicky mengungkapkan varian Mu bisa menurunkan efikasi vaksin dan antibodi. 

Penyintas covid-19 tetap berpotensi terinfeksi varian Mu sehingga masyarakat yang terinfeksi varian Delta atau terinfeksi Alpa tetap bisa terinfeksi dengan Mu. 

Oleh sebab itu, ia mendukung langkah pemerintah yang memperketat pintu masuk negara. Menurutnya, bagi warga yang masuk ke Indonesia tidak cukup hanya menunjukkan hasil tes negatif covid-19, namun juga karantina. 

“Karantina efektif selama tujuh hari bagi yang sudah divaksin lengkap dengan vaksin yang efektif misal messenger RNA, kemudian tesnya negatif. Kalau yang belum vaksin lengkap karantina 14 hari, kemudian tesnya negatif,” paparnya. 

Meski varian Mu belum terdeteksi di Indonesia, namun masyarakat harus tetap waspada. Pasalnya, virus Corona terus bermutasi dan memunculkan varian baru. Tetap perketat dan disiplin prokes 5M, ikuti vaksinasi agar pandemi covid-19 segera berakhir. (OL-7)

Baca Juga

MI/Dok IHH

Mengenal Gubal, Kuliner Khas Suku Laut

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 06:15 WIB
Gubal adalah makanan khas Lingga yang berbahan baku sagu. Dibuat dari campuran kelapa muda yang telah...
Dok. Pribadi

Mengembangkan Wastra Papua dengan Teknik Guta Tamarin

👤Dr Nuning Yanti Damayanti Staf Pengajar, Prodi Seni Rupa, Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 06:00 WIB
PADA April lalu, tim dari Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (FSRD-ITB), melakukan kegiatan pengabdian kepada...
Youtube/MediaIndonesia

Dampak Pandemi bagi Penyair Joko Pinurbo dan Inggit Putria Marga

👤Kevino Dwi Velrahga 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 00:14 WIB
Ketika pandemi Covid-19  hadir dan merubah segala aktivitas manusia, puisi turut mengalami perkembangan serta dapat pula menjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya