Jumat 24 September 2021, 23:33 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Masuk 10 Besar Dunia

Ant | Humaniora
Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Masuk 10 Besar Dunia

MI/ Susanto
Ilustrasi vaksinasi

 

INDONESIA Amasuk ke dalam 10 besar negara dengan jumlah suntikan vaksinasi covid-19 terbanyak di dunia, kata Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro.

Reisa, dalam keterangan pers daring di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat, (24/9) mengatakan Indonesia telah mencapai target 40 persen pemberian dosis pertama dan 22,73 persen dosis kedua vaksin covid-19 dari 208.265.720 sasaran vaksinasi di IndIndonesi

“Hal ini dimungkinkan karena pemerintah dengan gencar menyediakan stok vaksin dan mendistribusikannya,” ujar Reisa menambahkan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan target vaksinasi sebesar 10% populasi di setiap negara pada September 2021, 40% populasi di setiap negara pada akhir 2021, dan 70 persen populasi dunia pada pertengahan 2022.

Reisa mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, 43,9 persen populasi dunia telah menerima setidaknya satu dosis vaksin covid-19. Sebanyak 6,03 miliar dosis telah diberikan secara global, dan 28,15 juta vaksin telah disuntikkan kepada penduduk dunia setiap harinya.

Ia juga menjelaskan bahwa per 24 September 2021, pemerintah telah menerima lebih dari 273,6 juta dosis vaksin baik melalui jalur pembelian langsung, kerja sama global atau Covax Facility, dan hibah dari negara-negara sahabat. “Dari Januari sampai dengan September 2021, pemerintah sudah menyalurkan lebih dari 179,8 juta dosis ke seluruh penjuru Indonesia,” kata Reisa.

Dia menekankan bahwa upaya pengendalian korona, terutama vaksinasi bukan hanya mengenai angka belaka melainkan kerja keras banyak pihak.

“Dua ratus juta lebih dosis yang sudah datang ke Indonesia melalui 79 kedatangan sampai dengan pagi tadi jam 10.00 WIB, adalah kerja keras dan gotong royong dari banyak orang,” kata Reisa.

Dia pun mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin tanpa perlu menunggu untuk memilih-milih vaksin. Hal tersebut dinilai sebagai cara untuk menghargai kerja keras semua pihak yang terlibat dalam upaya untuk mengakhiri pandemi.

“Vaksin yang terbaik adalah yang saat ini tersedia, tidak perlu menunggu untuk memilih-milih,” pungkas Raisa. (OL-8)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Tangani Korban Erupsi Gunung Semeru, PMI Kirim Bantuan dan Personel

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 05 Desember 2021, 13:04 WIB
PMI juga mengerahkan relawan untuk melakukan kaji cepat (assesment) kebutuhan serta evakuasi masyarakat...
Pexels

Ahli Gizi Sarankan Tambah Protein untuk Camilan Harian

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:45 WIB
"Jadi sel-sel yang sudah terbentuk lama-lama menua, butuh dikasih protein supaya tetap disintesis, kepadatannya tetap ada, karena...
ANTARA/Iggoy el Fitra.

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi 6 Meter di Perairan Indonesia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 05 Desember 2021, 11:30 WIB
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat - Utara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 30...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya