Jumat 24 September 2021, 14:51 WIB

Indonesia Terima 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Atalya Puspa | Humaniora
Indonesia Terima 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Antara
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Indonesia kembali menerima kedatangan 2 tahap vaksin Sinovac pada Jumat (24/9). Tahap 78 sejumlah 1 juta dosis vaksin donasi dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT), sedangkan tahap 79 adalah 1 juta dosis vaksin donasi dari Sinovac. Dengan demikian, secara total jumlah vaksin yang sudah hadir di Indonesia dalam bentuk bahan baku (bulk) dan jadi adalah 273,639,790 dosis.

Menteri Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi menyampaikan keprihatinan dunia terkait adanya kesenjangan akses vaksin covid-19, serta fakta bahwa dari lebih 6 miliar dosis vaksin yang telah disuntikkan di seluruh dunia, 80% di antaranya di high and upper-middle income countries (negara-negara berpenghasilan tinggi dan di atas menengah).

“Presiden RI di hadapan SMU (Sidang Majelis Umum, red.) PBB ke-76 juga mengangkat keprihatinan tersebut. Presiden mengatakan pemulihan ekonomi hanya dapat dilakukan jika kita dapat mengatasi pandemi bersama. Dan pandemi hanya akan dapat diatasi jika kita dapat mempersempit ketimpangan akses terhadap vaksin,” ujar Menlu.

Menurut Retno, pesan yang sama disampaikan Presiden dalam KTT Global Summit to End Covid-19 Pandemic pada 22 September yang diinisiasi oleh Presiden Biden dari AS dan bertujuan untuk menggalang dukungan dan melakukan rencana aksi nyata, untuk mewujudkan ketersediaan tambahan tujuh miliar dosis vaksin pada akhir 2021 serta tujuh miliar dosis berikutnya pada pertengahan 2022. Dalam konferensi tersebut, ujarnya, Presiden mengatakan ketimpangan vaksin antara negara harus diatasi melalui COVAX Facility, kerja sama dose-sharing, dan peningkatan akses yang merata terhadap vaksin.

“Politisasi dan nasionalisme vaksin harus diakhiri. Solidaritas dan kerjasama merupakan kunci untuk dunia keluar dari pandemi, pulih bersama,” tegas Menlu Retno. “Mesin diplomasi kita terus bekerja menjalin kerja sama dalam berbagai bentuk agar kebutuhan vaksin kita tercukupi,” tambahnya.

Baca juga : Menkes Tegaskan Indonesia Tolak Kibarkan Bendera Putih Melawan Pandemi

Menyambut donasi vaksin yang diterima Pemerintah Indonesia, Menlu juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah RRT, perusahaan Sinovac dan juga Red Cross Society China dalam mendukung ketersediaan vaksin di tanah air.

Waktu yang sama, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Xiao Qian menyampaikan bahwa donasi vaksin tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah RRT bagi Indonesia dalam memerangi pandemi covid-19, menyusul bantuan 120 ventilator, 400 oksigen generator dan peralatan kesehatan lainnya pada Agustus lalu.

“Di bawah kepemimpinan kuat Presiden Joko Widodo serta kerja sama seluruh bangsa Indonesia, RRT percaya Indonesia akan segera dapat mengalahkan pandemi dan memulihkan perekonomian,” tutur Dubes Xiao Qian.

Sejak pandemi bermula, Indonesia dan RTT telah melakukan berbagai kerja sama penanggulangan COVID-19, terutama terkait penyediaan vaksin. Hingga saat ini, Sinovac dan Sinopharm telah mengekspor 215 juta dosis vaksin ke Indonesia. Ia mengatakan, RRT juga secara aktif mendukung Indonesia dalam pembangunan Regional Vaccine Manufacture Hub (pusat pembuatan vaksin regional) dan meyakini bahwa dalam waktu dekat Indonesia tidak hanya akan dapat memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri, melainkan juga mengekspor vaksin ke negara-negara tetangga.

Dubes RRT menegaskan, pihaknya akan terus mendukung Indonesia dalam menanggulangi pandemi. Sebagai tambahan dari 1 juta dosis vaksin yang telah disampaikan, RRT juga akan kembali mendonasikan 1 juta dosis vaksin kepada Pemerintah Indonesia. Berkat dukungan dan peran serta banyak pihak, termasuk bantuan vaksin dari sejumlah negara, Indonesia saat ini termasuk salah satu negara dengan tingkat capaian vaksinasi tertinggi di dunia, Namun masih dibutuhkan upaya keras dan peran serta masyarakat untuk memenuhi target 208 juta penduduk Indonesia tervaksinasi. Bersamaan dengan itu, disiplin protokol kesehatan juga perlu terus dijaga dan ditingkatkan, agar tingkat penularan tidak kembali naik. (OL-2)

 

Baca Juga

Ist

IPI Usul Pemerintah Tinjau Ulang Syarat Tes PCR Wisatawan Domestik

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 22:57 WIB
Pengurus Pusat IPI meminta pemerintah meninjau ulang kebijakan yang diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri yang dikeluarkan tanggal 19...
Dok Pribadi

Habis Kunker, Erick Thohir Langsung Jenguk Dorce Gamalama di RS Pertamina

👤Mediaindonesia 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 20:52 WIB
"Ketika mendengar kabar ini, saya langsung menjenguk sekaligus memastikan pelayanan terhadapnya berjalan baik," ujar...
DOK. Polda NTT

Satgas Sebut Daerah yang Tidak Patuhi Prokes Terus Bertambah

👤 Atalya Puspa 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 20:00 WIB
Penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten mutlak dibutuhkan di tengah peningkatan mobilitas penduduk, agar tidak terjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya