Kamis 23 September 2021, 22:08 WIB

Rektor Untar Minta Guru Besar Mampu Lakukan Regenerasi

Widhoroso | Humaniora
Rektor Untar Minta Guru Besar Mampu Lakukan Regenerasi

DOK Untar
Pengukuhan Dr Ir Naniek Widayati Priyomarsono sebagai profesor Tetap Ilmu Arsitektur Fakultas Teknik Untar di kampus Untar, Jakarta.

 

UNIVERSTAS Tarumanagara (Untar) terus berupaya mencetak guru besar yang produktif dan inovatif. Selain itu, para guru besar juga diminta mampu melakukan regenerasi dengan membimbing para calon guru besar baru.

"Artinya kita sebagai guru besar atau profesor yang sudah dikukuhkan harus mampu membimbing rekan lain yang ingin menjadi profesor. Membimbing dapat dilakukan dengan mendampingi, menulis artikel bersama, juga bisa riset bersama,  kata Rektor Untar Prof Dr.Ir  Agustinus Purna Irawan pada sambutan pengukuhan Dr Ir Naniek Widayati Priyomarsono sebagai Profesor Tetap Ilmu Arsitektur Fakultas Teknik Untar di kampus Untar, Jakarta, Kamis (23/9).

Agustinus, yang juga Guru Besar Fakultas Teknik Untar ini mencontohkan mereka mampu mendorong yang belum bergerak menjadi guru besar untuk membantu turut mengurus menuju karier tertinggi akademik tersebut. "Prinsipnyam harus dijalankan. Jjika tidak, profesor di Untar tidak bertambah," ungkap Agustinus seraya menambahkan saat ini jumlah profesor di Untar sebanyak 25 orang.

LebiH jauh, Agustinus mengingatkan para profesor tidak merasa puas atas gelar puncak akademik yang telah disandang. "Jangan merasa puas. tetap harus berkarya dan berinovasi bagi kemajuan dunia pendidikan tinggi," tandasnya.

Di sisi lain, pada pidato pengukuhan bertajuk "Menyambut Era Masyarakat 5.0 dari Sisi Pandang Preservasi, Konservasi, dan Revitalisasi",  Nanik Widayati memaparkan dalam menyiapkan era  masyarakat 5.0 Indonesia yang kaya dan beragam budaya serta kaya arsitektur yang bermacam macam sangat memungkinkan dapat mengkombinasikan tatanan dan nilai baru melalui perkembangan teknologi dengan tetap berpijak pada kultur setempat.

Naniek menegaskan apabila akar budaya kita kuat pada setiap pijakan generasi di Indonesia, niscaya bangsa Indonesia tidak perlu merasa takut menghadapi era masyarakat 5.0. Ia menyakini dunia teknologi  dapat disandingkan dengan budaya dengan sangat harmonis.

"Kita harus maju dan berkembang mengikuti kemajuan teknologi untuk menyongsong era masyarakat 5.0 sehingga dapat menjadi bangsa yang unggul di kancah dunia. Kita harus bergandengan tangan antara masyarakat dan pemerintah untuk maju bersama demi Indonesia masa mendatang," pungkas Naniek. (RO/OL-15)

 

Baca Juga

DOK Pribadi.

Perkembangan Teknologi Harus Dimanfaatkan untuk Perkokoh Nilai Kebangsaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 17:30 WIB
Daya adaptasi dan inovasi yang mumpuni dari setiap anak bangsa yang didasari nilai-nilai kebangsaan sangat dibutuhkan untuk menjawab...
ANTARA/Nova Wahyudi

Hari Ini 3.683 Jemaah dari 7 Kloter Diberangkatkan ke Arab Saudi

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 26 Juni 2022, 17:15 WIB
Rencana keberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang 2, Minggu, (26/6) Juni 2022 akan diberangkatkan sebanyak 9 kloter dari 7...
Ist

Sandiaga Uno: Desa Wisata Loang Baloq Paduan Ekraf dan Kearifan Lokal 

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 15:42 WIB
Lokasi Desa Wisata Taman Loang Baloq cukup strategis. Dari Lombok International Airport Praya sekitar 30 menit menggunakan mobil menuju...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya