Jumat 10 September 2021, 10:57 WIB

Risko Tinggi, Lansia Terpapar Covid-19 Perlu Didampingi

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Risko Tinggi, Lansia Terpapar Covid-19 Perlu Didampingi

ANTARA/Muhamad Ibnu Chazar
Relawan menjemput lansia untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 di Kampung Duren, Klari, Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021)

 

Guru Besar Gerontologi dan Tim Inti Centre For Family and Ageing Studies (CeFAS) Universitas Respati Indonesia (Urindo) Tri Budi W. Rahardjo mengatakan perlunya pendampingan lansia yang terpapar covid-19, karena tingkat kerentanan lansia semakin tinggi.

Tri Budi mengungkapkan lansia yang meninggal terpapar virus korona porsi yang meninggal dibandingkan dengan kelompok umur yang lain lebih tinggi.

Pada lansia umur 60 tahun ke atas dan terpapar covid-19 tingkat kematian mencapai 43%. Sementara umur 46-59 tingkat kematian 40%. Selain itu ada juga penyakit komorbid yang mendukung lansia memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi.

Baca juga: Jokowi Kunker ke DIY Pastikan Vaksinasi Covid-19 Berjalan

"Hipertensi menjadi penyakit bawaan yang paling banyak ditemukan pada penderita covid-19 diikuti dengan diabetes mellitus, kardiovaskular, paru, gangguan napas dan lainnya. Tingkat hipertensi pun sebanyak 52,4%," kata Tri Budi dalam FGD: Mendampingi Generasi Senior di Masa Covid-19, Kamis (9/9).

Selain komorbid, proses menua mengakibatkan perubahan pada sistem imunitas dan penurunan imunitas serta peningkatan produksi sitokin inflamasi kronis.

Akibatnya virus korona lebih cepat bereplikasi dan risiko terjadinya badai sitokin lebih tinggi pada lansia rentan terinfeksi covid-19. Dengan gejala yang lebih berat tersebut menyebabkan risiko kematian lebih tinggi.

"Covid-19 ini sangat cepat berimplikasi sehingga menyebabkan badai sitokin karena itu lah yang menyebabkan mengapa lansia lebih menjadi masalah," ujarnya.

Yang menjadi perhatian saat ini gejala covid-19 pada lansia tidak jelas. Meski merasa tidak bergejala bisa saja sedang dalam kondisi yang berat.

Kondisi lansia yang terpapar covid-19 dalam kondisi ringan ke berat sangat cepat karena tidak adanya gejala yang khas. Sebanyak 50% lansia bisa saja kondisinya menjadi berat, dan 1 dari 5 lansia dalam kondisi kritis, serta 1 dari 10 lansia dapat meninggal. (H-3)

Baca Juga

Dok Pribadi

Komnas Perempuan Catat Kasus Perbudakan Modern Masih Marak

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 03 Desember 2021, 11:24 WIB
17 kasus perbudakan seksual pada kurun waktu yang sama, yang sebagian besarnya dilakukan oleh suami dan anggota...
Ist

Pemanfaatan Frekuensi Radio untuk Pantau Kesehatan Pasien Kanker

👤Eni Kartinah 🕔Jumat 03 Desember 2021, 11:14 WIB
Sistem informasi “Radio Frequency Identification Device” berbasis mobile untuk meningkatkan pemantauan kesehatan pasien...
dok.Ant

Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Tinggal 137 Orang

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 03 Desember 2021, 10:40 WIB
SEMPAT melonjak naik, jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya