Rabu 08 September 2021, 21:20 WIB

Anak Terpapar Covid-19 bisa Lakukan Isoman, Begini Syaratnya

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Anak Terpapar Covid-19 bisa Lakukan Isoman, Begini Syaratnya

AFP/Mohd Rasan
Ilustrasi anak dites swab

 

DOKTER Spesialis Anak, Margareta Komalasari menjelaskan anak yang terpapar virus korona tentunya bisa melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing dengan syarat utama yakni tanpa gejala atau gejala ringan, dan tentunya setelah konsultasi dari dokter terkait.

Kemudian, seseorang yang wajib mengurus anak yang terpapar covid-19 adalah orang yang tidak memiliki komorbid atau rentan. Sehingga kondisi anak bisa tetap terpantau.

Baca juga: Pemerintah Bakal Blacklist Warga Pelanggar Protokol Kesehatan

"Idealnya orang yang mengasuh anak positif covid-19 juga harus melakukan isolasi mandiri atau karantina," kata Margareta dalam webinar Pertamedika IHC, Rabu (8/9).

Dalam perawatan anak harus dicek suhunya 2 kali sehari yakni pada pagi dan sore. Apabila suhu lebih dari 38 derajat dan tak kunjung turun maka segera bawa ke fasilitas medis.

Untuk melakukan isolasi mandiri pada anak maka disiapkan akses komunikasi konsul dokter, termometer oksimeter, masker, hand sanitizer vitamin dan mineral. Perlengkapan isolasi mandiri tentunya sama seperti persiapan orang dewasa namun agar anak tidak cepat bosan maka diberikan pemahaman yang dapat mudah dimengerti oleh anak.

Sediakan vitamin zinc, C,D, dan E vitamin tersebut bisa didapatkan dari makanan, buah, dan sebagainya. Peran vitamin untuk meningkatkan imun, memperbaiki saluran pernapasan, dan mencegah replikasi.

"Selain itu carikan aktivitas untuk mengurangi rasa bosan ketika melakukan isolasi. Jika di rumah ada teras atau halaman maka bida melakukan aktivitas di halaman atau teras," ujarnya.

Selain itu, Margareta juga menjelaskan untuk anak di bawah 2 tahun direkomendasikan menggunakan face shield da anak lebih dari 2 tahun menggunakan masker.

Diketahui data per 5 Juli 2021 140.877 anak dengan konfirmasi terpapar cvoid dan hingga meninggal mencapai 556 anak. (Iam)

Baca Juga

MI/ Susanto

Eijkman: Varian Baru Dikhawatirkan Pengaruhi Efektivitas Vaksin

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 30 November 2021, 15:50 WIB
vaksin Merah-Putih yang dikembangkan Eijkman memasuki tahap uji pra-klinis di...
Dok.TNE

TNE Jembatani Pendidikan Indonesia dan Inggris

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 15:50 WIB
Indonesia adalah salah satu negara prioritas yang mendapat dukungan dari Pemerintah Inggris untuk mengembangkan kerja sama...
AFP

Strategi Badan POM Percepat Kemandirian Vaksin Merah Putih

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 30 November 2021, 15:45 WIB
Kemandirian dalam produksi vaksinasi dan obat yang harus dibangun salah satunya melalui penelitian dan menjadikannya sebagai satu sentral...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya