Rabu 08 September 2021, 11:00 WIB

Kemendikbudristek Usulkan Tambahan Anggaran Rp9,94 Triliun

Faustinus Nua | Humaniora
Kemendikbudristek Usulkan Tambahan Anggaran Rp9,94 Triliun

MI/ Moh Irfan
RAPAT KERJA: Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

 

KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp9,94 triliun di tahun 2022. Pasalnya, dalam RAPBN anggaran yang dialokasikan kepada Kementerian tersebut hanya sebesar Rp72,9 triliun atau turun dari anggaran tahun ini yakni Rp81,53 triliun.

"Surat itu (usulan tambahan anggaran) sudah disampaikan kepada Kemenkeu dan Bappenas pada 7 September 2021," ungkap Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim dalam rapat bersama Komis X DPR RI, Rabu (8/9).

Nadiem mengatakan bahwa usulan tambahan anggaran tersebut juga merupakan usulan dari Komisi X DPR-RI. Dalam rapat sebelumnya, DPR mengharapkan anggaran di Kemendikbud-Ristek seharusnya tidak dikurangi mengingat kebutuhan pendanaan di bidang pendidikan yang strategis.

Lantas, pihak Kemendikbud-Ristek pun langsung segera mengirim surat usulan pagu sementara. Mengingat pentingnya kementerian itu untuk menyukseskan program-program pemulihan sektor pendidikan setelah lebih dari setahun terdampak pandemi.

"Ini menjadi perjuangan yang akan terus kita lakukan untuk memastikan visi Pak Presiden SDM unggul bisa terjadi dengan adanya pemulihan di sektor pendidikan. Jadi itu hal yang sangat penting untuk sektor pendidikan mengalami pemulihan yang cepat, karena itu anggaran juga harus memadai," jelas Nadiem.

Selain itu, untuk meningkatkan pengawasan transfer daerah sektor pendidikan, Kemendikbudristek juga mengusulkan tambahan anggara pada Inspektorat Jenderal (Irjen). Hal ini penting mengingat 20% APBN dialokasikan pada sektor pendidikan yakni sebesar Rp541,7 triliun.

Artinya anggaran pendidikan memang relatif stabil. Namun, tambahan justru ada pada transfer daerah. "Nah Kemendikbud telah mengusulkan anggaran tambahan Rp26 M untuk Irjen dan kami sudah mengusulkan ini ke Kemenkeu dan Bappenas karena ini merupakan fungsi monitoring yang sangat penting," kata dia

Nadiem berharap anggaran yang besar di sektor pendidikan benar-benar dimaksimalkan untuk pemulihan pendidikan. Program-program pemulihan sudah dirancang dan impelmentasinya membutuhkan peran semua pihak, semua stakeholders pendidikan.(H-1)

Baca Juga

Youtube/MediaIndonesia

Dampak Pandemi bagi Penyair Joko Pinurbo dan Inggit Putria Marga

👤Kevino Dwi Velrahga 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 00:14 WIB
Ketika pandemi Covid-19  hadir dan merubah segala aktivitas manusia, puisi turut mengalami perkembangan serta dapat pula menjadi...
PKN

Pekan Kebudayaan Nasional 2021 Dibuka

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Senin 25 Oktober 2021, 23:45 WIB
Pelaksanaan PKN 2021 akan dimulai pada 19-26 November 2021 secara daring di website...
MI

KPAI Diminta Umumkan Data-Data Anak yang Bocor ke Publik

👤Atalya Puspa 🕔Senin 25 Oktober 2021, 23:35 WIB
KEBOCORAN data anak di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak cukup hanya dengan melaporkan ke...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya