Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengungkapkan, masih banyak ibu hamil yang tidak lolos screening vaksinasi covid-19. Ia menggambarkan, misalnya dari 100 ibu hamil yang mendaftar, hanya 70 orang yang kemudian lolos tahap screening dan bisa divaksin.
"Ini terjadi kebanyakan karena masa kehamilan belum di atas 12 minggu, atau masa kehamilan di atas 33 minggu. Masih banyak yang belum mengerti sehingga masih perlu dilakukan sosialisasi," kata Hasto kepada Media Indonesia, Selasa (31/8).
Namun demikian, Hasto mengungkapkan, sejauh ini pelaksanaan vaksinasi untuk ibu hamil berjalan lancar. Berdasarkan pemantauan BKKBN bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI), ibu hamil yang melakukan vaksinasi tidak mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang berat.
Baca juga: Komisi VIII DPR RI Dukung Penambahan Anggaran Kemen PPPA Tahun 2022
"Kalau dari pengamatan kita relatif tidak banyak yang mengalami efek samping. Karena kan vaksinnya banyak Sinovac dan Moderna. Kejadiannya sama saja seperti masayrakat pada umumnya, keluhan nyeri lokal kemudian sendi-sendi yang dipantau. Tapi yang jelas kita memang melakukan pemantauan lebih ketat dengan POGI dan IBI," beber dia.
Adapun, dalam pelaksanaan vaksinasi untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak, BKKBN telah menerjunkan sebanyak 53 ribu bidan yang terlatih unjtuk menjadi tenaga vaksinator.
"Kita ambil dari semua provinsi dengan harapan nanti kalau diminta di desa-desa sudah siap semua," pungkas dia.
Sebagai informasi, berdasarkan data yang diakses dari laman Kementerian Kesehatan, hingga 30 Agustus 2021 sebanyak 10.828 ibu hamil telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama. (H-3)
asus campak kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa bayi berusia di bawah 9 bulan sangat berisiko terinfeksi.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksinĀ campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved