Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK paduan suara mahasiswa Indonesia yang mengambil pendidikan di the Adventist University of The Philippines, The AUP Indonesian Chorale menyerahkan bantuan berupa 25 kursi roda adaptif bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta, Minggu (1/8).
Melalui program tanggung jawab dan kepedulian sosialnya, bantuan 25 Kursi Roda Adaptif ini sebagai wujud kepedulian terhadap kemandirian penyandang disabilitas, peningkatan sumber daya manusia dan kesehatan di DKI Jakarta.
Perwakilan The AUP Indonesian Chorale, Reynaldo Simanjuntak, menyampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun ke 25 berdirinya The AUP Indonesian Chorale.
"Kami ingin kehadiran kami dapat memberikan manfaat yang lebih baik kepada masyarakat, terutama kepada teman teman penyandang disabilitas di DKI Jakarta," kata Reynaldo dalam penyerahan simbolis.
Kepala Dinas Sosial Propinsi DKI Jakarta, Premi Lasari menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk kepedulian The AUP Indonesian Choral kepada Penyandang Disabilitas di DKI Jakarta.
"Dengan adanya kolaborasi dengan banyak pihak, kami berharap 25 Kursi Roda Adaptif ini dapat membuka pintu kemandirian penyandang disabilitas di DKI Jakarta,sehingga mereka bisa beraktifitas secara mandiri, menjadi lebih sehat, kemudian pada akhirnya bisa mandiri secara ekonomi," sebut Premi Lasari.
Direktur UCP Roda Untuk Kemanusiaan Indonesia, Aji Suryanto menambahkan pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada penyandang disabilitas tersebut, memberikan pengetahuan tambahan tentang merawat kursi roda supaya Kursi Rodanya lebih awet dan nyaman di pakai. (H-2)
Fokus utama KND bukan sekadar pada perolehan medali, melainkan memastikan negara hadir dalam memberikan hak yang setara bagi atlet disabilitas.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Kisah Grisna Anggadwita menunjukkan bagaimana pemberdayaan dan pendekatan manusiawi membuka peluang ekonomi inklusif.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Kajen dan Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) menyalurkan sejumlah paket bantuan seperti selimut, sandal jepit, kebutuhan alat mandi hingga obat-obatan pada korban bencana longsor di Pemalang.
Menyikapi kondisi tersebut, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menyalurkan bantuan logistik sebagai bentuk kepedulian.
Total nilai bantuan sebesar Rp295.499.850 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved