Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI terhampar nyata setiap hari, tak banyak yang tahu mengapa langit berwarna biru. Umumnya, banyak orang menebak bahwa biru merupakan pantulan warna air laut.
Padahal, langit berwarna biru memiliki alasan tersendiri. Dilansir dari nasa.gov, langit berwarna biru salah satunya karena adanya interaksi antara partikel di udara dan sinar matahari.
Udara terdiri atas beberapa pertikel seperti oksigen, debu, uap air, hingga nitrogen. Seluruhnya akan bereaksi dengan pancaran cahaya matahari.
Sinar matahari yang terpancar terdiri dari radiasi dan gelobang elektromagnetik. Saat masuk ke atmosfer bumi, warna yang dapat tertangkap ialah Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, dan Ungu (MeJikKuHiBiNiU).
Warna biru menjadi dominan karena biru merupakan cahaya bergelombang pendek. Saat bertemu dengan partikel gas super kecil di udara, spektrum warna bergelombang pendek seperti biru, nila, dan ungu akan tersebar ke segala arah.
Hal itulah yang menyebabkan mata manusia lebih dominan menangkap warna biru di langit. Selain itu secara alami mata manusia juga lebih mudah menangkap warna biru dibandingkan warna lainnya. (OL-13)
Baca Juga: Muhammadiyah Minta Pemerintah Konsisten dalam Penanganan Pandemi
Megatsunami Greenland menjadi salah satu fenomena alam paling mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa ini bukan tsunami biasa.
Gerhana Matahari total terjadi ketika Bulan bergerak tepat di antara Bumi dan Matahari, menutupi piringan Matahari sepenuhnya.
Satelit Landsat 8 milik NASA menangkap gambar unik menyerupai manusia salju sepanjang 22 kilometer di Semenanjung Chukchi, Rusia.
Langit berwarna oranye pekat terlihat di sejumlah wilayah Jawa Timur dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Tim ilmuwan di Swedia berhasil menangkap fenomena langka aurora biru di ketinggian 200 kilometer, lebih tinggi dari prediksi model ilmiah.
Fenomena ini akan mencapai puncaknya pada Rabu, 5 November pukul 19:19 WIB, menandai supermoon kedua dari tiga supermoon berturut-turut yang akan menutup tahun 2025.
Kampanye ini mengajak masyarakat berjalan kaki dan memakai transportasi massal untuk mengurangi polusi dan emisi karbon.
Grup musik Padi Reborn kembali menggebrak industri musik Indonesia dengan merilis single terbaru berjudul "Langit Biru", sebuah kolaborasi dengan solois Fanny Soegi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved