Sabtu 19 Juni 2021, 14:25 WIB

Asuransi Berpremi Murah Bantu Masyarakat di Saat Pandemi

mediaindonesia.com | Humaniora
Asuransi Berpremi Murah Bantu Masyarakat di Saat Pandemi

Ist
Head of Digital Channel Sequis, Evan Tanotogono, saat peluncuran dua produk asuransi Sequis secara virtual, Jumat (18/6).

 

ASURANSI digital Sequis, yakni Super You by Sequis, meluncurkan dua produk asuransi kesehatan terbaru, yaitu Super Well Protection dan Super Care Protection.  Dua produk ini dipasarkan secara daring melalui superyou.co.id dan kemitraan dengan industri keuangan non-bank (IKNB) dan non-IKNB.

Peluncuran kedua produk ini ntuk merespons kebutuhan pasar akan produk asuransi kesehatan dan penyakit kritis dengan premi murah dan dapat dibeli dengan proses yang cepat dan mudah, serta tidak memerlukan tatap muka.
    
Head of Digital Channel Sequis, Evan Tanotogono, mengatakan perlindungan kesehatan menjadi kebutuhan yang sangat penting terutama selama pandemi covid-19. Sebab, risiko sakit dapat terjadi kapan saja dan pada siapa saja.

Hal ini menjadi alasan Super You merasa perlu berkontribusi untuk membantu masyarakat agar memiliki sistem pendukung bagi kesehatan mereka agar dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala soal biaya.
 
Produk Super Well Protection memberikan perlindungan rawat inap dan rawat jalan untuk penyakit kritis hingga Tertanggung berusia 85 tahun dengan manfaat mulai dari pemeriksaan diagnostik, biaya perawatan termasuk  rawat inap karena kondisi kritis, pembedahan, donor transplantasi organ, manfaat perawatan kanker, dan manfaat pemantauan penyakit kritis serta manfaat tambahan untuk terapi wicara, terapi okupasi, dan biaya fisioterapi. Manfaat pemantauan penyakit kritis ini bahkan berlaku hingga 5 tahun sejak Tertanggung dinyatakan sembuh.

Sedangkan Super Care Protection memberikan perlindungan rawat inap dan rawat jalan hingga Tertanggung berusia 75 tahun jika mengalami penyakit infeksi dengan proses seleksi underwriting yang mudah tanpa harus melalui pemeriksaan kesehatan. Penyakit infeksi merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh organisme seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit.


Baca juga: Peneliti UGM: Pembiayaan Penyakit Jantung Beban Tertinggi JKN-KIS


Selain itu, Super Care juga mengkaver risiko kecelakaan mencakup keracunan makanan, olahraga, serangan hewan buas, kecelakaan akibat bencana alam dan lainnya. Selain biaya perawatan, pasien karena kecelakaan bisa mendapat manfaat pembedahan gigi dan bedah rekonstruktif, perawatan fisioterapi atau pengobatan tradisional Tiongkok serta manfaat tambahan berupa biaya alat bantu mobilitas/prostesis jika secara medis dinyatakan perlu oleh dokter yang merawat.

Jika kecelakaannya sampai menyebabkan cacat permanen ada bantuan biaya modifikasi tempat tinggal untuk membantu Tertanggung dapat berpindah/bergerak. Produk ini juga akan membayarkan santunan meninggal dunia jika Tertanggung meninggal dunia karena penyakit infeksi dan santunan harian untuk pasien yang terkena covid-19.

"Kedua produk ini kami luncurkan bersamaan karena keduanya dapat menjadi alternatif bagi nasabah untuk memperoleh asuransi kesehatan dengan manfaat yang memadai, dengan premi yang murah, dan dapat dibeli dengan cepat. Setiap produk juga memiliki plan yang berbeda menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan nasabah. Murahnya premi yang kami tawarkan dapat membantu nasabah melindungi dirinya serta seluruh anggota keluarganya dengan jangka perlindungan yang panjang," imbuh Evan dalam keterangannya, Jumat (18/6).

Hal ini disebutkan Evan karena menurutnya kemampuan membayar premi dalam jangka panjang sering menjadi masalah bagi keberlangsungan polis. Padahal, asuransi kesehatan merupakan jaring pengaman finansial keluarga. Biaya pengobatan yang sangat tinggi dan ketidakmampuan tertanggung mencari nafkah akibat  kecelakaan dapat menyebabkan kemiskinan mendadak. Apalagi, saat situasi pandemi ini masyarakat sangat mudah terkena risiko sakit.

"Kami sangat antusias meluncurkan dua produk kesehatan ini karena dengan premi yang murah, nasabah tidak sekadar mendapatkan manfaat biaya kamar saja karena tersedia banyak manfaat yang sangat berguna  jika suatu saat ada anggota keluarga yang terkena infeksi hingga harus dirawat inap, terkena penyakit kritis, atau mengalami kecelakaan," pungkasnya. (RO/S-2)

 

Baca Juga

MUI

MUI Hadiri Konferensi Internasional Lembaga Fatwa di Mesir

👤Zubaedah Hanum 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 10:05 WIB
KETUA Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftachul Akhyar menghadiri Konferensi Internasional Lembaga Fatwa yang digelar Dar Al Ifta...
Ant/M Risyal H

BOR Wisma Atlet Terus Alami Penurunan, Keterisian 27,5%

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:55 WIB
KONDISI Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, sudah mengalami penurunan jumlah pasien covid-19. Saat ini RS menampung pasien sebanyak...
ANTARA/Fachrurrozi

Selama 3 Minggu Terakhir, Kasus Covid-19 di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi Meningkat

👤Kautsar Bobi 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:14 WIB
"Dengan masih naiknya kasus selama kurang lebih tiga minggu terakhir maka perlu antisipasi dan kesiapan dari seluruh fasilitas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya