Minggu 13 Juni 2021, 22:55 WIB

UNJ Cetak Rekor Dunia Atas Penyelenggaraan ICPESS

Widhoroso | Humaniora
UNJ Cetak Rekor Dunia Atas Penyelenggaraan ICPESS

Humas UNJ
Konferensi Internasional Pendidikan Jasmani dan Ilmu Keolahragaan yang digelar UNJ secara virtual.

 

UNIVERSTAS Negeri Jakarta (UNJ) meraih penghargaan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia atas penyelenggaraan Konferensi Internasional Pendidikan Jasmani dan Ilmu Keolahragaan secara virtual atau Virtual International Conference of Physical Education and Sports Science ke-6 (ICPESS) dengan pembicara terbanyak.

"Konferensi ini menghadirkan sebanyak 76 pembicara terbaik yang berasal dari 37 negara dan lima benua," ujar Rektor UNJ, Prof Komarudin, di Jakarta, Minggu (13/6).

Konferensi itu berhasil mengumpulkan 259 artikel yang telah dibahas dengan melibatkan enam pembicara kunci, tujuh pembicara tamu, 10 simposium yang melibatkan 45 pembicara, 15 Future Leader Volunteer (FLV) dan delapan sesi paralel yang membahas semua artikel dari seluruh belahan dunia yang semua merupakan para ahli dalam bidang Physical Education dan Sport Science.

"Kami berharap acara ini bermanfaat dan dapat menjadi perhatian publik karena erat kaitannya dengan hidup sehat dan pengembangan prestasi keolahragaan," kata dia.

Konferensi virtual ICPESS yang keenam mengangkat tema 'Active Living Through Exercise and Sports Science: Future Trend For Global Creativity and Sustainability' Konferensi itu diselenggarakan pada 10 hingga 13 Juni 2021. Dasar dari tema tersebut yaitu untuk mendukung 17 poin SDG khususnya poin ketiga yakni kesehatan yang baik dan pendidikan berkualitas.

Rektor UNJ menambahkan ICPESS memiliki kontribusi yang besar dalam mempersiapkan SDM unggul, terutama dalam menjawab tantangan masa depan. "Pendidikan di abad 21 bersandar pada empat elemen utama yaitu sikap kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Dengan begitu, pendidikan tidak hanya berbasis pengetahuan, tapi juga keterampilan. Konferensi ini melahirkan ide dan gagasan yang berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di bidang keolahragaan dan sport science," jelas dia.
Direktur Program Pascasarjana UNJ, Prof Dr Nadiroh, MPd, mengatakan konferensi itu sangat penting dalam implementasi kolaborasi dan sinergisitas antar berbagai disiplin ilmu dalam mengukir prestasi di bidang pendidikan jasmani dan ilmu keolahragaan di kancah global. (Ant/OL-15) 

Baca Juga

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Pengendalian Covid-19 Perlu Optimalkan Penerapan One Health Concept

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 06 Agustus 2021, 07:18 WIB
Konsep one health yang dimaksudnya adalah mengintegrasikan aspek kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan lingkungan hidup dalam satu...
MI/Denny Susanto

Mereka yang Dikalahkan Pandemi

👤Denny Susanto 🕔Jumat 06 Agustus 2021, 05:50 WIB
SORE itu hujan belum reda. Di dalam rumah sederhana, di salah satu gang di Kelurahan Kuin, Kota Banjarmasin, Kalimantan...
Antara

WWF Ajak #SeruDiRumah untuk Bantu Turunkan Kurva Positif Covid-19

👤Retno Hemawati 🕔Jumat 06 Agustus 2021, 00:30 WIB
Bantu Turunkan Kurva Positif COVID-19, Campaign.com bersama WWF-Indonesia dan Travelio Ajak Publik...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Olimpiade Jadi Tujuan Utama Pembinaan Atlet

INDONESIA berhasil mendapatkan lima medali di Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo, Jepang.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya