Selasa 08 Juni 2021, 23:37 WIB

Vaksin Covid-19 Terus Dievaluasi Keamanan dan Khasiatnya

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Vaksin Covid-19 Terus Dievaluasi Keamanan dan Khasiatnya

AFP
Ilustrasi

 

VAKSIN covid-19 yang digunakan di dunia termasuk di Indonesia telah melewati serangkaian tahapan evaluasi sebelum digunakan.

Keamanan dan khasiat vaksin Covid-19 menjadi faktor utama yang diperlukan sehingga organisasi kesehatan dunia (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM ) memberikan izin penggunaan darurat terhadap vaksin Covid-19 yang akan digunakan.

Pada pertengahan 2020 WHO sudah memberikan arahan bahwa vaksin Covid-19 perlumemiliki persyaratan minimal untuk mendapatkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Listing) dari WHO. “Hal ini demi memastikan vaksin Covid-19 yang digunakan di dunia aman, efektif, dan terpenuhi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan,” kata Immunization Officer WHO Indonesia dr. Olivi Silalahi dalam Dialog Produktif yang diselenggarakan KPCPEN Selasa (8/6).

Delapan vaksin Covid-19 yang masuk dalam daftar EUL termasuk Sinovac, telah melalui proses uji yang cukup panjang. Para ahli betul-betul memperhatikan kaidah-kaidah ilmiah dalam uji vaksin Covid-19 ini agar bisa digunakan oleh masyarakat.

“Produsen vaksin harus memasukkan data-data awal yang kemudian ditinjau dan dinilai oleh grup ahli independen (independent expert panel). Proses penilaian inilah yang nantinya akan memberikan rekomendasi final untuk pemberian izin penggunaan darurat vaksin Covid-19,” ungkap dr. Olivi.

Data-data yang ditinjau oleh para ahli ini berhubungan dengan efikasi keamanan hingga cara pembuatan obat yang baik (good manufacturing process).

Alasan utama kenapa kita memerlukan vaksin Covid-19 untuk mengendalikan pandemi ini disampaikan Guru Besar Mikrobiologi Klinik, FKUI Prof. dr. Pratiwi P. Sudarmono, untuk virus Covid-19 ini yang tergolong virus baru, memang belum ada obatnya.

"Maka satu-satunya cara yang bisa menghentikan pandemi ini adalah, dengan menggunakan vaksin,” terangnya.

Prof. Pratiwi menambahkan, vaksin adalah satu-satunya mekanisme yang dengan cepat menurunkan insiden sekaligus mengurangi risiko kematian dan risiko sakit berat akibat tertular virus Covid-19.

Prof. Pratiwi juga mengapresiasi langkah pemerintah yang telah melakukan program vaksinasi Covid-19 secara sistematis dan memprioritaskan golongan masyarakat yang paling berisiko terkena dampaknya untuk lebih dahulu mendapatkan vaksin ini.

Untuk memenuhi target vaksinasi nasional, Bio Farma yang diberikan tugas untuk mengadakan vaksin Covid-19 juga telah melancarkan strategi agar kebutuhan vaksin Covid-19 Indonesia terpenuhi dalam waktu singkat.

Baca juga : Kemenkes Gaet TNI-Polri Percepat Vaksinasi untuk Tenaga Pendidik

“Bio Farma mengimpor vaksin Sinovac dalam bentuk setengah jadi (bulk). Karena apabila kita mengimpor dalam bentuk jadi, ada keterbatasannya. Sementara kalau dalam bentuk setengah jadi maka kita akan bisa mendatangkan bahan lebih cepat,” sebut Kepala Divisi Ritel dan Pelayanan Bio Farma dr. Mahsun Muhammadi.

Selain untuk memenuhi kebutuhan nasional dengan lebih cepat, sistem pengadaan vaksin Covid-19 dalam bentuk bulk dinilai akan meningkatkan kemampuan Indonesia untuk segera memproduksi vaksin Covid-19 mandiri.

Mahsun melanjutkan strategi jangka panjangnya, Indonesia pada akhirnya mampu menciptakan vaksin dari awal sampai akhir. Tentunya Bio Farma sendirian tidak sanggup, apabila semua pihak bergotong royong dengan berbagai lembaga penelitian dan institusi perguruan tinggi mampu mengembangkan vaksin merah putih yang 100% buatan Indonesia.

Selain itu, dr. Mahsun juga mengakui bahwa Badan POM Indonesia sangat ketat dalam mengawal seluruh proses uji klinis vaksin Covid-19 agar bisa memastikan keamanan dan khasiatnya saat digunakan kepada masyarakat.

“Masyarakat perlu menghilangkan kecurigaan adanya efek samping atau keraguan dalamkualitas vaksin Covid-19. Sistem kesehatan Indonesia sebenarnya sudah siap untuk menjalankan program vaksinasi berskala besar,” pungkas dr. Olivi. (OL-2)

 

Baca Juga

AFP

Varian Delta Perburuk Kekebalan Tubuh Kaum Lansia dan Mereinfeksi Penyintas

👤Zubaedah Hanum 🕔Kamis 17 Juni 2021, 08:05 WIB
Varian Delta berhubungan dengan usia pasien. Semakin tua pasien covid-19 maka varian Delta ini akan memperburuk kekebalan tubuh pasien...
DOK KEMENSOS

Gandeng BUMN dan Dunia Usaha, Mensos: Kami tidak Bisa Bekerja Sendirian

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 17 Juni 2021, 07:41 WIB
Bagi korban bencana anak-anak, Kementerian Sosial memberikan layanan trauma healing. Salah satunya dengan membangun perpustakaan yang...
dok.BMKG

BMKG Prakirakan Hari Ini Jakarta Diguyur Hujan Ringan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 17 Juni 2021, 07:38 WIB
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta diguyur hujan pada Kamis siang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghitung Ancaman Megathrust Pesisir Selatan Jatim

Analisis mengenai potensi gempa dan tsunami harus dijadikan pengingat untuk memperkuat mitigasi kegempaan dan tsunami di wilayah Jawa Timur.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya