Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menandatangani Kerja Sama Penempatan Peralatan, Penelitian Bersama dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Penandatanganan dilakukan oleh pejabat Dekan FMIPA UI, Rokhmatullah, dan Sekretaris Utama BMKG, Dwi Budi Sutrisno di Gedung Laboratorium Multidisiplin FMIPA UI Lantai 3 Jumat (4/6) lalu.
Perjanjian kerja sama dilakukan sebagai bentuk implementasi dari Nota Kesepakatan Bersama antara UI dan BMKG tentang Pemanfaatan Sarana dan Prasarana, Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
"Sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengamatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika, pemanfaatan data untuk penelitian bersama, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ruang lingkup kerja sama ini meliputi penempatan peralatan pengamatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika di Laboratorium Parangtopo, FMIPA UI, Depok," kata Dekan FMIPA UI, Rokhmatullah dalam keterangannya, Sabtu (5/6).
Menurutnya peralatan yang akan ditempatkan diantaranya, satu set Automative Weather Station (AWS) dan satu Accelerograph Non Colocated, satu unit Seismik Borehole, dan satu unit display cuaca, serta penelitian bersama untuk pemanfaatan data hasil pengukuran peralatan tersebut, peningkatan sumber daya manusia, dan seminar bersama di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
Rokhmatullah juga mengapresiasi kerja sama ini. Dia menyebut kerja sama dengan BMKG ini berupaya meningkatkan sinergi antara FMIPA UI dengan BMKG, sekaligus pengembangan ilmu dan pengetahuan dan teknologi terkait ilmu meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
“Kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan terobosan-terobosan yang signifikan dalam perkembangan sains dan teknologi untuk mendukung pembangan nasional,” sebut Rokhmatullah.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan penandatanganan kerja sama ini merupakan inovasi untuk mendorong kemandirian. “Saat ini BMKG, melalui para millenial yang ada di BMKG, serta adik-adik Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, telah berhasil membuat peralatan pemantau cuaca otomatis yang telah dipasang di beberapa Bandara di Indonesia,” ucap Guswanto.
Guswanto mengaku senang dapat mendorong civitas akademika FMIPA UI dapat ikut bergabung bersama tim BMKG untuk mengembangkan peralatan pengamatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Dengan begitu, kata dia, ke depannya BMKG dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pihak asing dalam menyediakan peralatan pengamatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
“Dengan begitu akan berdampak pada semakin terjangkaunya biaya pengadaan peralatan pengamatan meteorologi, klimatologi,” ujarnya.
Rencananya, BMKG akan membagikan data-data yang didapat selama pengamatan seluas-luasnya dalam kegiatan penelitian atau pembelajaran mahasiswa. (H-2)
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
Berbagai pengalaman menghadapi bencana alam yang telah terjadi harus menjadi pembelajaran bagi kita agar mampu memitigasi sejumlah potensi bencana di tanah air.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved