Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia bersama mitranya menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu warga terdampak banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui donasi program kebencanaan sebesar Rp83.000.000 (Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah).
Penyerahan donasi tersebut secara simbolis dilakukan oleh Head of Wealth Management Division PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Fajrin Noor Hermansyah dan mitranya Direktur Insight Investment Management, Ria Meristika Warganda kepada Direktur BAZNAS RI, M.Arifin Purwakananta yang diselenggarakan di Kantor BAZNAS, Jakarta, Jumat (4/6).
"Alhamdulillah, kami bersyukur dan merasa senang dengan adanya kerja sama BAZNAS dengan Mirae Asset Sekuritas dan mitra-mitra yang bertujuan untuk membantu korban bencana alam banjir bandang di NTT," kata Pimpinan BAZNAS RI Supervisi Bidang Penghimpunan, Rizaludin Kurniawan, M.Si.
Baca Juga: Baznas Gelar Webinar Berhenti Merokok di Hari Tanpa Tembakau Dunia
Rizal menjelaskan, BAZNAS melalui BAZNAS Tanggap Bencana hadir dalam melayani korban penyintas bencana di NTT. Kegiatan yang dilakukan oleh tim BAZNAS mulai dari evakuasi korban, pembuatan dapur umum, dan layanan kesehatan.
"BAZNAS juga membantu dalam pemulihan pasca bencana rumah-rumah warga yang terdampak banjir bandang di wilayah NTT. Mudah-mudahan kerjasama ini dapat menguatkan program kebencanaan BAZNAS di NTT, sehingga banyak masyarakat yang akan terbantu dan merasakan manfaatnya," tambahnya.
Rizal juga mengucapkan terima kasih kepada Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan mitra-mitranya yang telah memercayakan donasi ini melalui BAZNAS. "Kami berharap BAZNAS dan Mirae Asset Sekuritas serta mitra-mitranya dapat terus menjalin kerja sama untuk bersama menyejahterakan umat."
Sementara itu, Head of Wealth Management Division PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Fajrin Noor Hermansyah mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang dibangun dengan baik oleh BAZNAS dan Mirae Asset Sekuritas serta mitra-mitra melalui program kebencanaan ini.
"Kami percaya BAZNAS dapat menyalurkan donasi program kebencanaan ini tepat sasaran bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang di NTT. Semoga donasi ini dapat membantu memperbaiki sarana prasarana masyarakat di sana," ujar Fajrin.
Ia mengatakan, melalui program kerja sama dengan BAZNAS ini diharapkan dapat membantu meningkatkan citra positif masyarakat terhadap perusahaan. "Ke depan, semoga kerja sama BAZNAS dan Mirae Asset Sekuritas ini dapat terus dibangun dan dikembangkan lebih baik."
Pada kesempatan tersebut, selaku mitra, Direktur Insight Investment Management, Ria Meristika Warganda mengucapkan terima kasih serta memercayakan sepenuhnya donasi ini kepada BAZNAS untuk membantu korban banjir bandang di wilayah NTT.
Untuk diketahui, banjir bandang yang menerjang NTT pada 4 April 2021 menimbulkan korban jiwa sebanyak 182 orang. Selain itu banjir bandang juga merusak setidaknya ratusan fasilitas umum seperti rumah warga, jembatan, kantor pemerintah, sekolah, dan sarana ibadah.
Di wilayah Adonara dan Lembata terdapat setidaknya puluhan rumah warga yang terdampak banjir bandang, mulai dari rusak ringan sampai dengan rusak berat. (RO/OL-10)
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
Nasaruddin Umar menegaskan zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan asnaf sesuai syariat Islam dan UU Pengelolaan Zakat, serta membantah isu zakat digunakan untuk program MBG.
Badan Amil Zakat Nasional menetapkan nisab zakat penghasilan 2026 sebesar Rp7.640.144 per bulan atau Rp91,68 juta per tahun berdasarkan harga emas 14 karat.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menekankan pentingnya pengawasan makro dan keadilan distribusi dalam pengelolaan dana umat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program MBG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved