Sabtu 22 Mei 2021, 07:00 WIB

Sambangi Pesantren An-Nur, Humas Polri Bahas Bahaya Radikalisme

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora
Sambangi Pesantren An-Nur, Humas Polri Bahas Bahaya Radikalisme

MI/Dok Humas Polri
Kunjungan Divisi Humas Polri ke Pondok Pesantren An-Nur

 

TIM Divisi Humas Polri beserta Polres Bantul menyambangi Pondok Pesantren An-Nur di Dusun Ngrukem, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Jumat (21/5).

Adapun pondok pesantren yang berdiri sejak 1976 itu subur dengan santri penghafal Alquran.

Pondok itu juga mampu menampung lebih dari 2 ribu santri putra maupun putri dari dalam dan luar negeri yang hendak mengaji Alquran.

Baca juga: Pemda Aceh Barat Resmi Buka Rekening Donasi untuk Palestina

Kegiatan itu bertujuan mengingatkan santri akan bahaya radikalisme di kalangan remaja.

Program kontraradikal sendiri ialah benteng atau pertahanan diri bagi masyarakat, agar tidak mudah dimasuki oleh paham radikal.

Kedatangan tim Divisi Humas Polri kali ini diwakili oleh Kabag Pensat Humas Polri Kombes Hendra Rochmawan yang didampingi Waka Polres Bantul Kompol Noer Alam.

Lalu, ponpes Tahfidz Alquran itu diwakili pengasuh pesantren An-Nur KH Muslim Nawawi.

Dalam sambutannya, Noer memberikan motivasi kepada para santri. Pasalnya, Noer pernah menjadi santri dan mondok di Ciparay pada 1999 silam.

"Jadi rekan-rekan santri, saya dulu pada 1999 pernah seperti sekalian, saya mondok di Ciparay, Kabupaten Bandung. Dulu saya di sana belajar ngaji," papar Noer di Ponpes An-Nur, Jumat (21/5).

Sementara itu, Muslim menjelaskan pihak ponpes sudah menekankan sejak awal kepada santri soal bahaya radikalisme.

"Insya Allah kaum nahdiyin ini tidak diragukan lagi tentang masalah radikalisme dan sangat menentang radikalisme," ujar Muslim.

"Karena, sejak awal, para santri sudah ditanamkan rasa untuk hubbul wathon minal iman (cinta tanah air adalah sebagian dari iman)," tambahnya.

Kemudian, lanjut Muslim, santri di An-Nur ini diberikan pemahaman yang sesuai dengan paham para ulama-ulama dan pendiri-pendiri bangsa yang sangat menekankan nasionalisme.

"Insya Allah kami jauh dari masalah radikalisme," ungkapnya.

Tidak lupa, Muslim pun mengatakan pihaknya sangat mendukung program kontraradikal Polri dan berterima kasih atas kedatangan tim Divisi Humas Polri ke ponpes.

"Alhamdulilah, kami sangat mendukung program ini dan sekaligus kami berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Divisi Humas Polri yang berkenan bersilaturahim ke pondok kami dan sekaligus memberikan bimbingan yang berkaitan dengan radikalisme," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

Ist

Panitia Perayaan Natal Nasional 2021 Bantu Korban Erupsi Semeru 

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Desember 2021, 11:44 WIB
Panitia Perayaan Natal Nasional 2021 membantu saudara-saudara di Lumajang yang terdampak erupsi gunung Semeru melalui kegiatan aksi...
ANTARA/Aswaddy Hamid

Dua tersangka Kasus Kayu Ilegal di Luwu Segera Disidangkan

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 09 Desember 2021, 11:38 WIB
Kasus berawal dari penangkapan saat Operasi Gabungan oleh Balai Gakkum Wilayah Sulawesi Seksi Wilayah I Makassar Oktober...
MI/Andri Widiyanto

100 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksinasi Covid-19 Lengkap

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 Desember 2021, 11:29 WIB
PEMERINTAH menyatakan bahwa 100,03 juta penduduk Indonesia telah mendapatkan dosis lengkap atau dua kali menerima dosis vaksinasi covid-19...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya