Minggu 25 April 2021, 05:30 WIB

Berlakulah Adil terhadap Sesama

Quraish Shihab | Humaniora
Berlakulah Adil terhadap Sesama

MI/Seno
Quraish Shihab

 

ALLAH SWT mencintai orang-orang yang berlaku adil. Begitulah isi ayat ke-8 surah Al-Mumtahanah yang membuka pembahasan Tafsir Al Mishbah kali ini. Petikan lengkap ayat tersebut ialah sebagai berikut.

"Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil."

Keadilan yang dimaksud Allah dalam konteks ini terkait dengan hubungan muslim dengan nonmuslim. Jadi, pada dasarnya Allah tidak melarang kamu berbuat kebajikan selama mereka tidak memusuhi kamu dalam agama, tidak mengusir kamu dari tanah kelahiran.

Satu hal yang harus digarisbawahi, bahwa Allah menyamakan dalam tingkatannya agama dan tumpah darah. Kita wajib membela tumpah darah dan mencintai agama. Sebaliknya, siapa yang memusuhi agama, tidak boleh kita (umat Islam) berakrab-akrab dengannya dan siapa yang memusuhi negeri kita maka jangan bersikap demikian.

Jadi, ada satu prinsip yang perlu diingat dalam hubungan orang-orang Islam dengan orang-orang kafir, yaitu boleh mengadakan hubungan baik, selama pihak yang bukan Islam melakukan yang demikian pula. Hal ini hanya dapat dibuktikan dalam sikap dan perbuatan kedua belah pihak.

Di Indonesia, prinsip ini dapat dilakukan selama tidak ada pihak agama lain bermaksud memurtadkan umat Islam atau menghancurkan akidah kaum muslimin.

Itu juga yang ditegaskan Allah SWT dalam ayat ke-9. Dikatakan bahwa Allah melarang kaum muslimin bertolong-menolong dengan orang-orang yang menghambat atau menghalangi manusia beribadah di jalan Allah dan memurtadkan kaum muslimin sehingga ia berpindah kepada agama lain, memerangi, mengusir, dan membantu pengusir kaum muslimin dari negeri sendiri.

Dalam ayat selanjutnya, Allah berbicara mengenai kebenaran iman para istri sahabat nabi di masa hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah. Ayat ini turun memerintahkan Nabi untuk menyelidiki apa penyebab keengganan para istri ikut suami berhijrah. "Karena wanita-wanita yang beriman tidak halal bagi orang-orang kafir," begitulah secuplik bagian dari ayat ke-10.

Sementara itu, ayat ke-12 surah Al- Mumtahanah berbicara tentang baiat perempuan-perempuan mukmin yang mendatangi Nabi Muhammad untuk mengadakan janji setia.

Sementara itu, pada ayat 13, Allah lagi-lagi menegaskan agar orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tidak menjadikan kaum yang dimurkai Allah sebagai penolong.

Poin penting dari ayat-ayat terakhir ini ialah orang memeluk agama Islam harus tulus dan yakin serta bersedia melaksanakan tuntunan terpenting dari ajaran agama. Tuntunan terpenting di sini, yakni tidak mempersekutukan Allah, tidak mencuri, tidak berzina, dan membunuh anak-anak, sekaligus membunuh kepribadiannya. (Fer/H-2)

Baca Juga

Dok. Kemenko PMK

Mitigasi Bencana, Menko PMK Lakukan Penanaman 10 Juta Pohon Mangrove di 34 Provinsi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:37 WIB
Adapun aksi penanaman mangrove pada GPDRR 2022 merupakan momentum dukungan PBB terhadap komitmen Indonesia dalam pengurangan risiko bencana...
Dok. Kemenparekraf

Perkuat Kampanye Sadar Wisata, Kemenparekraf Gelar Training of Trainer untuk Desa Wisata

👤Meediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:22 WIB
Perubahan tren di kenormalan baru pariwisata bergeser dari pariwisata berbasis kuantitas ke pariwisata berbasis...
Dok. UMJ

Fakultas Pertanian UMJ Gelar Panen Raya Perdana dari Program Kebun Hidroponik

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:08 WIB
FAKULTAS Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta menggelar panen raya perdana dari program kebun hidroponik yang diawali pada Maret...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya