Senin 19 April 2021, 23:59 WIB

Perambahan Sebabkan 2.022 Hektare Hutan Produksi di Mukomuko Rusak

Mediaindonesia.com | Humaniora
Perambahan Sebabkan 2.022 Hektare Hutan Produksi di Mukomuko Rusak

hrw.org
Ilustrasi

 

Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mencatat hampir sebagian atau sekitar 2.022 hektare dari seluas 5.068 hektare kawasan Hutan Produksi (HP) Air Rami di daerah ini yang rusak atau telah terbuka akibat perambahan.

“Luas HP Air Rami yang rusak akibat perambahan seluas ribuan hektare tersebut terhitung sejak tahun 2006 sampai sekarang,” kata Kepala Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Kabupaten Mukomuko M Rizon di Mukomuko, Senin (19/4).

Ia mengatakan hal itu berdasarkan data luas kawasan Hutan Produksi Air Rami di daerah ini yang rusak atau telah terbuka akibat aktivitas perambahan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ia menyebutkan, dari seluas ribuan hektare HP Air Rami daerah ini yang rusak akibat perambahan tersebut, masih ada sebagian hutan yang telah terbuka dan menjadi semak belukar.

Kemudian sebagian kawasan HP Air Rami yang rusak tersebut telah ditanami tanaman kelapa sawit.

Ia mengatakan, sebagian besar kawasan HP Air Rami di daerah ini merupakan koridor gajah dan satwa dilindungi ini akan tetap menjadikan kawasan hutan ini sebagai wilayahnya.

Ia menyatakan, meskipun kawasan hutan tersebut telah ditanami tanaman kelapa sawit, namun gajah akan tetap masuk dalam kawasan hutan yang rusak dan ditanami tanaman keras tersebut.

Menurutnya, aktivitas perambahan kawasan hutan tersebut justru akan menjadi potensi konflik antara manusia dan gajah karena satwa ini merasa terganggu dengan kehadiran manusia di wilayah mereka.

Ia menyatakan, khawatir apabila konflik antara manusia dan gajah dalam kawasan HP Air Rami dibiarkan, maka yang terjadi nantinya adanya tindakan meracuni gajah dalam kawasan hutan.

“Sudah banyak kejadian konflik antara manusia dan gajah dan pada akhirnya gajah mati diduga karena diracuni,” ujarnya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Dok. Indoffod

Ketahanan Pangan Jadi Tema Beasiswa Riset IRN 2021

👤Citra Larasati 🕔Rabu 23 Juni 2021, 02:00 WIB
Program IRN adalah pemberian dana bantuan riset kepada mahasiswa S1)yang tengah melakukan penelitian sebagai syarat untuk...
MI/Syarief Oebaidillah

Program Kampus Merdeka Jadi Penilaian Kegigihan Mahasiswa

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 23 Juni 2021, 01:00 WIB
Berbagai program tersebut, di antaranya magang bersertifikat, pertukaran mahasiswa, Kampus Mengajar, dan magang dengan...
naturalpluspharma.com

Obat Herbal Asal Tiongkok Dinilai belum Beradaptasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:41 WIB
Ketimbang menggunakan obat herbal tersebut, lebih baik para peneliti maupun pengembang obat tradisional di Indonesia mencari dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya