Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Sains dan Teknologi Atmosfer Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (PSTA-Lapan) menyampaikan, musim hujan di wilayah Indonesia berpeluang terjadi hingga Mei 2021 mendatang. Sejumlah daerah berisiko mengalami banjir dan tanah longsor karenanya.
"Musim hujan di wilayah Indonesia kemungkinan besar masih berlangsung sampai bulan Mei 2021 untuk wilayah Indonesia barat dan sampai bulan Juni untuk wilayah timur Indonesia," demikian informasi yang disampaikan oleh Tim Variabilitas Iklim dan Awal Musim (TIVIAM), PSTA-Lapan dalam akun media sosialnya, Selasa (13/4).
Menurut Lapan, wilayah-wilayah yang perlu dipantau pada April 2021 adalah daerah pegunungan Jawa Barat dan Jawa Timur, Sulawesi bagian tengah dan Indonesia bagian timur. Pasalnya, wilayah-wilayah itu masih mempunyai probabilitas sangat tinggi untuk mendapat curah hujan deras yang dapat menimbulkan banjir dan tanah longsor.
Sedangkan, angin kencang dan gelombang laut yang tinggi kemungkinan besar terjadi di perairan selatan Jawa pada bulan April 2021, dan seluruh perairan selatan Indonesia pada bulan-bulan berikutnya.
PSTA-Lapan mencatat, intensitas hujan selama Maret memang mulai menurun dibandingkan Februari 2021. Meskipun demikian, intensitas hujan rata-rata selama bulan Maret tersebut normal sesuai dengan kondisi klimatologis.
"Curah hujan yang berkurang selama Maret tersebut sesuai dengan data kelembapan selama bulan Maret yang berada pada rentang sedang atau moderat untuk sebagian besar wilayah Indonesia," tulis PSTA-Lapan.
Hujan yang terbentuk selama Maret lebih banyak dibangkitkan oleh aktivitas sirkulasi diurnal dan lokal. Hal ini membuat hujan yang terbentuk di wilayah Indonesia terdistribusi dalam struktur fraktal dan cuaca ekstrem yang dihasilkan bersifat sangat lokal, yaitu berupa hujan deras singkat atau puting beliung.
Sementara itu, pembentukan vorteks di Samudra Hindia bagian selatan yang jauh dari Sumatra-Jawa telah menciptakan wilayah konvergensi yang menjauhi wilayah Indonesia dan cenderung mengalihkan proses inisiasi konveksi dalam skala meso di wilayah selatan Indonesia.
Sebagai langkah antisipatif bencana kebakaran hutan, PSTA-Lapan juga merekomendasikan agar wilayah Sumatra bagian timur dan Kalimantan Tengah dipantau intensif sejak sekarang karena mempunyai probabilitas tinggi untuk mengalami suhu tinggi di atas 32 derajat Celcius. (H-2)
Sejumlah lahan pertanian rusak di Pasie Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang resmi menghentikan sementara operasional beberapa rute pelayaran di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Pesawat Pelita Air AT-802 rute Tarakan–Krayan jatuh di Nunukan. Pilot ditemukan meninggal dunia, cuaca buruk diduga menjadi penyebab insiden.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved