Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama tim Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) mengusut penyebab terdamparnya 52 paus pilot sirip pendek (Globicephala macrorhynchus) di Pantai Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Februari lalu.
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Tb Haeru Rahayu menyampaikan terdamparnya 52 paus pilot sirip pendek pada 18 Februari 2021 dianggap kejadian yang jarang terjadi. Karenanya, penting diketahui penyebab mamalia tersebut mati terdampar di pesisir pantai.
Dari hasil identifikasi, paus pilot yang mati sebanyak 51 ekor dan satu lagi berhasil dilepasliarkan kembali di tengah laut pada 19 Februari 2021. Paus pilot yang terdampar dikatakan memiliki panjang 2 hingga 3,5 meter dan yang terbesar memiliki panjang 5 meter dengan berat rata-rata 300 kg sampai 3 ton.
"Bangkai paus dikubur di enam lokasi area pantai di Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, dengan menggunakan dua ekskavator," ujar Tebe, sapaan akrab Tb Haeru dalam keterangannya, Senin (12/4). Tim Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga melakukan tindakan nekropsi dengan mengukur ketebalan lemak dan mengambil tiga sampel untuk proses histopatologi dan pemeriksaan mikrobiologi dengan rincian dua sampel dari paus jantan dan satu sampel dari paus betina.
Wakil Dekan FKH Unair Prof Mustofa Helmi Effendi tim Unair bertugas menyampaikan hasil investigasi berdasarkan bukti-bukti ilmiah melalui forensik patologi untuk bisa menjawab yang terjadi. "Kami akan memberikan hasil investigasi kami ke KKP. Dengan terkuaknya persoalan ini, kami berharap akan memberikan masukan bagi KKP dalam menentukan arah kebijakan pengelolaan mamalia laut ke depan," ungkap Helmi. "Melalui pendekatan keilmuan, ini nanti tidak akan menjadi bahan hoaks, karena dilakukan atas dasar fakta dan data-data sesuai hasil kajian."
Salah satu tim histopatologi FKH Universitas Airlangga Bilqisthi Ari Putra menguraikan bahwa koloni paus pilot sirip pendek yang terdampar sedang melakukan migrasi dan berburu makanan. "Koloni paus pilot sirip pendek dipimpin oleh betina produktif dengan kondisi lapar, lemah, dan mengalami gangguan pernafasan (emfisema). Sedangkan pejantan kelaparan dan mengalami gangguan pernafasan (pneumonia granulomatosa) dan gangguan jantung (infark miokardiark)," terang Bilqisthi.
Dia menambahkan bahwa penyebab paus pilot sirip yang pendek terdampar diduga ada disorientasi akibat kelainan otot reflektor melon pada betina utama yang diperburuk dengan kelaparan serta kondisi pernapasan dan pencernaan yang kurang baik. Disorientasi timbul ketika terjadi dinamika oseanografi seperti MJO (Madden-Julian Oscillation). "Penyebab kematian pada betina utama maupun pejantan yakni terjadinya gagal nafas sedangkan pada anggota koloni yang lain, kematian disebabkan dehidrasi dan kelemahan," pungkas Bilqisthi. (OL-14)
Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5.
KPK juga terus meminta media untuk memberitakan kasus korupsi, agar pejabat takut apabila ingin memakan uang rakyat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa angka ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.
Keberkahan Jawa Timur akan terwujud apabila seluruh masyarakat dapat menjalankan ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing dengan sebaik-baiknya.
Selain fokus pada kemacetan, faktor keselamatan pengemudi juga menjadi prioritas.
Pemasangan EWS yang berlangsung selama sepekan terakhir ini dilakukan berkolaborasi dengan tim BPBD setempat.
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Ia menegaskan akan meminta persoalan tersebut segera ditangani agar tidak berulang dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas nelayan.
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan pendampingan pada keluarga tiga korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang disewa KKP.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved