Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan embargo vaksin covid-19 yang dilakukan India menunjukkan Indonesia perlu mandiri. Indonesia harus bisa memproduksi vaksin sendiri.
"Pada prinsipnya, embargo vaksin AstraZeneca ini semakin menegaskan pentingnya kemandirian bangsa dalam memproduksi vaksin untuk mengurangi ketergantungan terhadap vaksin yang berasal dari luar," kata Wiku dalam keterangan tertulis, Jumat (2/4).
Embargo vaksin terjadi lantaran tingginya kasus covid-19 di India. Kendati begitu, pemerintah memastikan program vaksinasi nasional tidak akan terganggu.
Baca juga: Ketua Satgas: Jatim Tingkatkan Pemeriksaan Pintu Masuk Luar Negeri
"Program vaksinasi nasional akan tetap berjalan sesuai dengan rencana. Hal ini merupakan komitmen pemerintah sehingga masyarakat dapat terlindungi dari covid-19," ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi, Indonesia tidak hanya membeli dari luar. Saat ini, Indonesia tengah mengembangkan vaksin buatan dalan negeri yang diberi nama Merah Putih.
"Dengan demikian Indonesia memiliki keleluasaan untuk memilih platform yang tepat dan sesuai untuk mengurangi ketergantungan terhadap vaksin impor secara bertahap dikurangi," tuturnya.
Wiku mengatakan bibit vaksin Merah Putih akan segera diserahkan kepada PT Bio Farma untuk dilakukan uji klinis. Sementara produksi massal ditargetkan akan dilakukan awal 2022.
Per kemarin, penerima vaksin dosis pertama telah mencapai 8.249.475 orang. Jumlah itu bertambah 253.758 dari hari sebelumnya.
Adapun jumlah penerima vaksinasi dosis kedua mencapai 3.850.791. Jumlah itu bertambah 141.194 orang dari hari sebelumnya. (OL-1)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved