Jumat 26 Maret 2021, 17:29 WIB

Penyebaran Virus belum Terkendali Larangan Mudik Langkah Tepat

Mediaindonesia.com | Humaniora
Penyebaran Virus belum Terkendali Larangan Mudik Langkah Tepat

Antara/ Fakhri Hermansyah.
Sejumlah bus AKAP (antarkota antarprovinsi) terlihat di terminal Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

 

LARANGAN mudik dan menetapkan cuti bersama Lebaran hanya satu hari merupakan kebijakan yang tepat dalam pengendalian covid-19 di Tanah Air. Ini karena penyebaran virus korona belum sepenuhnya terkendali.

"Pembatasan pergerakan orang memang sangat dibutuhkan dalam pengendalian covid-19. Apalagi saat ini secara nasional belum bisa dikatakan terkendali," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/3).

Dalam keterangan pers secara virtual, Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto melaporkan saat ini, positivity rate Indonesia sebesar 11,49%. Padahal, jelas Lestari, WHO mensyaratkan untuk dapat dikatakan terkendali positivity rate-nya harus di bawah 5%. Jadi, ujarnya, kondisi saat ini harus tetap dihadapi lewat disiplin protokol kesehatan yang ketat, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan massa.

Kebijakan yang diberlakukan, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, harus benar-benar dijalankan dengan mekanisme yang tepat di lapangan, sehingga bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Selain itu, jelas Rerie, bantuan terhadap pihak-pihak yang terdampak, terkait larangan mudik tersebut harus disiapkan agar semua pihak bisa menjalankan kebijakan tersebut.

Terkait cuti Lebaran, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menyarankan sejumlah instansi diharapkan juga ikut mengatur pola cuti karyawannya di setiap bagian. Terpenting, tegas Rerie, yakni kesadaran dari masyarakat harus ditingkatkan untuk benar-benar memahami tujuan dari kebijakan yang diterapkan pemerintah dalam upaya mengendalikan penyebaran virus korona.

Dalam keterangan persnya, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional juga menyebutkan saat ini sudah 10 juta warga yang mendapat vaksin. Menurut Rerie, kondisi tersebut juga harus diantisipasi. Jangan sampai 10 juta orang yang sudah divaksin itu tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Sebelum dan sesudah divaksin di masa pandemi covid-19, penerapan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun harus menjadi norma baru dalam keseharian kita. (RO/OL-14)

Baca Juga

dok.pribadi

Perempuan Bangsa Lakukan Penguatan Program Perempuan Hadapi Pandemi

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Juli 2021, 20:06 WIB
PERAN perempuan pada masa Pandemi Covid-19 cukup berat dan memiliki tantangan tersendiri, terlebih pada gelombang kedua pandemi yang saat...
DOK Humas UNJ

Raih Akreditasi A, Program PPG UNJ Dituntut Pertahankan Mutu

👤Widhoroso 🕔Minggu 25 Juli 2021, 20:04 WIB
PROGRAM Profesi pada Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mendapat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional...
Dok. Biro Setpres

PPKM Level 4 Dilanjutkan, Jokowi: Ada Penyesuaian 

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 25 Juli 2021, 20:00 WIB
Pada periode terbaru PPKM ini, pemerintah melakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas untuk mendukung perekonomian...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pegasus Spyware, Senjata Pembungkam Wartawan

 Konsorsium media internasional bersama Amnesty International melaporkan lebih dari 50 ribu nomor telepon menjadi target spyware Pegasus.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya