Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN lebat membasahi bumi Magelang. Membuat Sandi Ironi, 46, mengingat kembali memori tahun 1965 saat ia bersama teman-temanya melakukan pentas Barongsai terakhir sebelum seluruh tradisi Tionghoa dilarang pementasanya. Alasannya suhu politik yang memanas saat itu.
Sandi beruntung meski seluruh tradisi dan budaya Tionghoa dilarang ia berada di keluarga yang memang menjaga tradisi saat itu. Sehingga dia berkesempatan masih bisa mempelajari warisan leluhurnya.
“Saya sejak umur lima tahun sudah diajarkan membuat barongsai oleh kakek saya. Selain itu seluruh tradisi Tionghoa saya selalu ikuti walaupun hanya dalam lingkup keluarga,” ungkap ayah dari empat anak tersebut.
Baca juga: Kemenag Tiadakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasionalhttps://mediaindonesia.com/humaniora/384286/kemenag-tiadakan-ujian-akhir-madrasah-berstandar-nasional
Memasuki era reformasi seluruh kesenian Tionghoa kembali diperbolehkan untuk dipentaskan termasuk Barongsai. Sandi pun semakin aktif dalam berbagai kegiatan tradisi dan budaya Tionghoa di kota Magelang.
Ia aktif melatih barongsai dan liong pada anak-anak hingga dewasa. Meski dia harus kehilangan satu kakinya akibat penyakit penyumbatan darah, tak mengurangi semangatnya terus mempertahankan dan mengenalkan budaya leluhurnya.
“Kata dokter saya divonis kardiovaskuler, satu kaki harus diamputasi karena saluran darah tersumbat. Namun pasca operasi saya harus tetap bisa melatih karena saya ingin terus mengenalkan Barongsai dan budaya lainnya terutama kepada generasi muda,” ungkapnya kembali.
Sandi Ironi menjadi saksi bagaimana perjalanan tradisi Barongsai etnis Tionghoa tiga jaman yang saat ini masih bertahan di tengah berkurangnya minat anak muda terhadap budayanya.
Simak kisahnya dalam program Melihat Indonesia spesial Imlek berjudul Ironi Sang Barongsai Minggu 14 Februari 2021 pukul 08.30 WIB di Metro TV.(RO/H-1)
Pertanyaan "Kapan Nikah" saat Lebaran sering dianggap toxic. Pakar Psikologi UGM menjelaskan alasan di balik fenomena artefak budaya kolektif ini. Cek di sini!
DI antara isu yang mengguncang dunia Islam dari Maroko di barat hingga Indonesia di timur adalah sekularisme, baik sekularisme politik maupun kultural.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Di tangan Garin Nugroho, Yogyakarta tampil bukan sekadar sebagai kota tujuan wisata, melainkan ruang hidup tempat tradisi dan kreativitas bertemu.
Tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini mengembangkan prototipe produk menggunakan metode SCAMPER.
Kebudayaan memiliki nilai strategis bagi Jawa Tengah,
Sambut Imlek 2026 dengan 8 prinsip keuangan dari Broker Elev8. Kelola aset, investasi, dan pola pikir di Tahun Kuda Api untuk kemakmuran jangka panjang.
Mengusung konsep yang konsisten sejak tahun lalu, Little Singkawang kembali menghadirkan atmosfer khas perayaan Cap Go Meh ala Kota Singkawang yang sarat tradisi dan nilai budaya.
Mendagri Tito Karnavian menghadiri perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Singkawang. Ia mengapresiasi semangat toleransi dan kebersamaan masyarakat lintas etnis dan agama.
Cap Go Meh 2026 jatuh pada 3 Maret. Simak sejarah lengkap, asal-usul dari Dinasti Han, hingga keunikan tradisi akulturasinya di Indonesia di sini.
ALI bin Abi Thalib pernah berkata bahwa manusia, seberagam apa pun, hanya terbagi dalam dua: saudara seiman dan/atau saudara dalam kemanusiaan.
Grand Mercure Solo Baru merayakan Tahun Kuda Api 2026 lewat Yee Sang Ceremony, barongsai, wushu, dan sajian kuliner Chinese autentik dalam suasana penuh semangat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved