Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM Era disrupsi akibat kemajuan teknologi dan digitalisasi yang sangat pesat turut berdampak pada dunia pers. Hal itu menyebabkan maraknya penyebaran berita hoaks, disinformasi dan fake news di tengah masyarakat.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny Plate meminta insan pers untuk untuk tetap mengedepankan fusngsi utamanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pers harus tetap berpegang peda pemberitaan yang aktual, faktual dan akuntabel.
"Tantangan teknologi dan digitalisasi justru harus dilihat sebagai peluang pemfasilitasi pelaksanan tugas mulia insan pers dalam menyebarkan informasi guna mencerdaskan kehidupan bangsa," ungkapnya dalam Konvensi Nasional Media Massa HPN 2021, Senin (8/2).
Menurutnya, hal itu menjadi tag line pers yang terus digaungkan sebagai pilar demokrasi. Terlepas dari berbagai situasi seperti disrupsi hingga pada Covid-19, pers harus tetap menjalankan tugas utamanya.
Kondisi yang terus berubah harus direspons dengan semangat untuk bergerak maju melalui peningkatkan kemampuan insan pers nasional. Apalagi bagi para pelakja media siber yang dengan cepat menjangkau masyarakat.
Baca juga: Dewan Pers Bahas Hak Cipta Jurnalistik di Google dan Facebook
Kerja sama antara industri pers dan stakeholders dalam menciptakan tata kelola media yang agile sangat diperlukan. Hal itu dapat dilakukan melalui upaya diversifikasi produk-produk media intensifikasi kualitas produk-produk media, jurnalisme serta ekstensifikasi aktor-aktor dalam industri pers.
"Hal tersebut harus terus kita upayakan agar industri pers dapat selalu meningkatkan kualitasnya dan profesionalismenya," imbuhnya.
Pemerintah melalui Kominfo pun akan selalu mendukung pers nasional. Pihaknya berkomitmen menciptakan dan menjaga ruang digutal agar tetap aman dan produktif. Dalam pelaksanaannya Kominfo menggencarkan literasi digitalisasi masyarakat secara masif dan berkelanjutan, termasuk kesadaran masyarakat dalam isu kekayaan intelektual.
"Literasi digital masyarakat merupakan aspek yang penting dalam pematangan ruang digital yang positif dan produktif. Dengan literasi digital yang mumpuni tentu diharapkan setiap orang akan memiliki kecakapan yang cukup untuk menafigasikan diri di tengah era disrupsi informasi maupin dalam membuat, mengelola dan menghormati konten-konten digital," ucapnya.
Lebih lanjut, Johnny membeberkan bahwa sepanjang tahun 2020 Kominfo telah melakukan take down terhadap 2.859 konten yang melanggar kekayaan intelektual. Bahkan di tahun 2021, atau baru sbulan lebih Kominfo juga secara konsisten memutus akses terhadap 360 konten yang melanggar keakyaan intelektual termasuk diantaranya melanggar hal cipta.
"Kominfo jadi lebih banyak dikenal sebagai kementerian blokir, take down konten. Nah ini pentingnya media bersama-sama Kominfo untuk melakukan literasi digital di tingkat yang sangat basic," terangnya.
Dukungan Kominfo juga terkait penegakan hukum terhadap konten-konten negatif. Pihaknya bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk menindak para pelanggar.(OL-4)
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
WAKIL Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, mengatakan, peningkatan kompetensi jurnalis menjadi hal krusial di tengah gempuran teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Di tengah dinamika pendidikan tinggi yang terus berubah, Universitas Terbuka (UT) memperkenalkan wajah baru kepemimpinannya serta arah strategis yang ingin dibangun bersama
Aspek HAM pada Astacita pertama merupakan komitmen yang kuat pemerintahan saat ini untuk membangun peradaban baru.
KETUA Dewan Pers, Komaruddin Hidayat menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting sebagai penulis sejarah yang dapat mempengaruhi masyarakat dalam memandang dunia.
Pendekatan dialogis juga dimaksudkan untuk mengetahui apa alasan mereka menolak kehadiran struktur TNI di sejumlah wilayah.
Pers dalam KUHP baru adalah isu yang kompleks, melibatkan tarik menarik antara kebebasan berekspresi dan kebutuhan akan ketertiban sosial.
Sepekan terakhir, dunia pertelevisian diguncang kebijakan pemutusan hubungan kerja. Media cetak bahkan sudah lebih dulu diguncang PHK karena banyak yang berhenti terbit.
AHLI hukum pidana Usakti Azmi Syahputra, menerangkan bahwa jurnalis perlu menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Direktur Pemberitaan JAK TV, Tian Bahtiar (TB).
Dewan Pers mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengusut tuntas pelaku teror kepala babi dan bangkai tikus ke kantor media Tempo.
DARI sejarah pergerakan nasional, para perintis kemerdekaan umumnya berlatar belakang intelektual cum-jurnalis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved