Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengeklaim dana sebesar Rp15 triliun sudah tersalurkan ke rumah sakit pemerintah dan swasta. Dana itu merupakan pembayaran klaim rumah sakit (RS) yang menangani covid-19.
"Sekitar Rp15 Triliun sudah terbayarkan dan sampai saat ini berjalan lancar," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/2).
Abdul menyebut dana itu dibayarkan sejak Maret 2020 hingga awal Februari 2021. Dana tersalur ke 2.654 dari total 3.014 RS di seluruh Indonesia yang memberi pelayanan dan perawatan pasien covid-19.
Baca juga: Menkes Siapkan Swab Antigen di Puskesmas
Abdul mengaku ada sejumlah kendala yang menyebabkan proses klaim belum optimal. Salah satunya ketidaksesuaian jumlah klaim yang diajukan dengan aturan yang sudah ditentukan.
"Maka. RS diminta melengkapi syarat klaim yang diajukan agar berjalan lancar. Proses verifikasi sendiri dilakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan," papar dia.
Kendala lainnya yakni klaim RS yang masuk pada Desember 2020 belum sempat terbayar. Pasalnya, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah memasuki proses tutup buku.
"Kemudian. untuk klaim RS pada Januari 2021 belum terbayarkan lantaran anggaran yang diajukan Kemenkes masih berproses di Kemenkeu," terang Abdul.
Kemenkes, kata Abdul, terus berkomunikasi dengan Kemenkeu supaya proses pembayaran bisa segera tersalur kepada seluruh RS yang menangani covid-19.
Menurut Abdul, pengajuan klaim berfungsi menjaga aliran uang RS guna menjamin kualitas pelayanan. Dia mengimbau RS penanganan covid-19 segera mengajukan klaim kepada pemerintah. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved