Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM periode kehamilan, ada satu masa yang perlu mendapat perhatian ekstra. Yakni, masa tiga bulan pertama kehamilan atau trimester pertama. Di masa inilah organ-organ janin tengah dibentuk, termasuk jantung. Gangguan tertentu, bisa menyebabkan bayi kelak lahir dengan penyakit jantung bawaan (PJB).
(PJB) merupakan kelainan pada struktur atau fungsi jantung yang terjadi sejak lahir (kongenital). Misalnya, ada kebocoran pada sekat pemisah ruang-ruang dalam jantung. Akibatnya, dapat terjadi abnormalitas fungsi jantung. Seperti, jalur aliran darah dalam jantung menjadi tidak normal, penyumbatan aliran darah, dan perlambatan aliran darah.
“Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko anak lahir dengan PJB. Antara lain, faktor genetis, kemudian ibu hamil di usia 35 tahun ke atas, ibu hamil mengalami gangguan di masa tiga bulan pertama kehamilan,” ujar dokter spesialis jantung anak Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ), Prof. dr. Ganesja Harimurti, Sp.JP(K), pada webinar yang digelar Jumat (29/1).
Gangguan pada trimester pertama itu misalnya, ibu hamil mengalami penyakit tertentu seperti diabetes dan hipertensi, minum obat tertentu tanpa konsultasi dengan dokter, terkena paparan sinar rontgen, ibu merokok atau menjadi perokok pasif. “Jadi, sebagai langkah pencegahan, ibu hamil harus hati-hati, rutin kontrol ke dokter,” kata dokter yang juga anggota Siloam Heart Institute ini.
PJB bisa dideteksi sejak janin berusia 40 minggu melalui pemeriksaan USG. Namun kadang ada yang lolos tak terdeteksi, misal karena kelainannya ringan, atau karena sebab lain. Kapan orangtua perlu curiga anaknya terkena PJB?
Pertama, ketika bayi terlihat susah menyusu, sebentar-sebentar berhenti, napas terengah-engah. Kedua, anak mengalami ganguan tumbuh kembang. Misalnya, tinggi dan berat badannya kurang jika dibandingkan dengan anak sebayanya. Ciri lain, anak sering demam, sebulan sekali atau lebih. Lalu, bibir dan kuku-kuku jarinya tampak membiru. “Kalau menemui gejala-gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter,” saran Prof. Ganesja.
Antrean operasi 2 tahun
Di Indonesia, prevalensi PJB ialah 9 dari 1.000 kelahiran hidup (data 2015). “Jika dirata-rata, ada 107 kasus baru tiap hari, atau dengan kata lain, setiap satu jam ada 4-5 bayi lahir dengan PJB,” ungkap Prof. Ganesja yang juga guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.
PJB bisa dipulihkan melalui operasi. Sayangnya, fasilitas layanan penyakit jantung di Indonesia masih minim. Saat ini, di Indonesia baru ada 20 pusat pelayanan jantung. Jadi, meski ada BPJS Kesehatan yang sangat membantu meringankan biaya pengobatan namun keterbatasan fasilitas itu membuat penanganan terhambat. “Daftar antrean operasi penanganan PJB mencapai dua tahun,” cetus Prof. Ganesja.
Siloam Heart Institute sendiri merupakan pusat layanan jantung yang dilengkapi dengan tim ahli dan fasilitas memadai. Tercatat lebih dari 2.370 kasus penyakit jantung telah ditangani dengan 149 di antaranya kasus PJB. (Nik)
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Kombinasi kunjungan kampus dan industri ini bertujuan agar siswa memiliki bekal etika dasar saat nantinya aktif berorganisasi maupun memasuki dunia kerja.
UI menyerahkan beasiswa 1,4 miliar rupiah bagi 159 mahasiswa. Dana ini bersumber dari pengelolaan Dana Abado yang didukung oleh Dato' Low Tuck Kwong dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC)
Founder sekaligus Pemimpin Umum Suratkabar Kampus UI Salemba, Antony Z Abidin, menekankan pentingnya warisan nilai profesionalisme dan etika jurnalistik.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved