Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong Komando Daerah Militer (Kodam) untuk turut serta menyukseskan program vaksinasi Covid-19.
Menurut Moeldoko, Kodam memiliki Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berfungsi sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan, mengawal pendistribusian, hingga membantu pelaksanaan vaksinasi di lapangan.
Baca juga: Bappebti Blokir 1191 Entitas tak Berizin Sepanjang 2020
Babinsa, nantinya, dapat bersinergi dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban (Babinkamtibnas) yang berada di bawah tanggung jawab Polri.
"Peran serupa pernah sukses saat Indonesia menggelar program vaksinasi polio beberapa tahun silam,” ujar Moeldoko saat menggelar rapat koordinasi bersama delapan Panglima Kodam di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (19/1).
Dalam kesempatan yang sama, Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani menuturkan pihaknya masih menerima informasi terkait warga di beberapa daerah yang menolak vaksinasi covid-19.
"Oleh karena itu, KSP mengundang para Panglima Kodam untuk memaparkan laporan dan informasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah teritorial masing-masing," ucap Jaleswari.
Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurahman menyampaikan, di wilayahnya, belum ada penolakan vaksin covid-19.
Ia menekankan bahwa Kodam Jaya telah menyosialisasikan program tersebut jauh sebelum pelaksanaan.
“Kami juga melakukan pendampingan, pelaksanaan dan melakukan pengamanan dan melibatkan Babinsa untuk door to door. Cara ini kami gunakan untuk melawan hoaks terutama soal kehalalan dan dampak setelah vaksin,” jelas Dudung.
Adapun, Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan perlunya sosialisasi secara masif kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai vaksinasi covid-19.
“Kami juga memberi contoh dengan ikut menjadi penerima vaksin dan sampai saat ini sebagian besar masyarakat di Jawa Barat menerima dan mendukung adanya vaksin,” terang Panglima Kodam III Siliwangi Mayjend. TNI Nugroho Budi Wiryanto.
Di Papua, Panglima Kodam 19 Cendrawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menyebut sebagian besar masyarakat Papua menerima program vaksinasi.
"Memang masih ada segelintir kelompok yang melakukan penolakan. Kamk berkomitmen untuk terus menyosialisasikan vaksinasi ke masyarakat dan kepada tokoh masyarakat yang masih menolak vaksin. Tapi kami perlu sistem informasi satu data sehingga program ini tepat guna dan tepat sasaran,” jelas Yogo. (OL-6)
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved